Orang Tua Siswa Protes Wacana Alih Fungsi SDN Baros Mandiri 7

Sejumlah Wali murid menolak rencana alih fungsi SDN Baros Mandiri 7 Cimahi menjadi gedung SMPN 6 karena dinila
Sejumlah Wali murid menolak rencana alih fungsi SDN Baros Mandiri 7 Cimahi menjadi gedung SMPN 6 karena dinilai mengancam akses pendidikan dasar dan sejarah sekolah (Mong)
0 Komentar

“Bersama kepala sekolah, warga dan guru bahkan sudah berinisiatif mendatangi sejumlah Taman Kanak-kanak (TK) di sekitar lokasi untuk menarik minat calon siswa baru,” katanya.

Kekhawatiran para orang tua bertambah setelah muncul unggahan di media sosial Dinas Pendidikan yang menyebut SDN Baros Mandiri 7 tidak lagi menerima siswa baru. Padahal, menurut mereka, belum ada keputusan resmi terkait alih fungsi sekolah tersebut.

“Ketidakpuasan kian memuncak ketika pihak sekolah dan orang tua menemukan unggahan di akun media sosial Dinas Pendidikan yang menyatakan SDN Baros Mandiri 7 sudah tidak menerima siswa baru, padahal rencana tersebut masih berupa wacana dan belum ada keputusan resmi,” ujar Sinta.

Baca Juga:Di Hari Bumi, Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan Pertamina Goes to Campus 2026 Jadi Wadah Mahasiswa Cetak Inovator dan Pemimpin Energi Masa Depan

Menurut dia, pihak dinas telah berjanji menyampaikan aspirasi wali murid kepada pimpinan.

Namun hingga kini, masyarakat masih menunggu kejelasan terkait nasib sekolah tersebut.

“Dari dinas dikabarkan berjanji akan menyampaikan aspirasi wali murid ke jenjang pimpinan lebih tinggi dan meminta agar isu ini belum dipublikasikan dengan alasan masih dalam tahap pertimbangan,” katanya.

Saat ini, SDN Baros Mandiri 7 masih menampung sekitar 290 siswa. Para wali murid khawatir jika sekolah tersebut benar-benar dialihfungsikan, akses pendidikan dasar di lingkungan sekitar akan terganggu.

Selain itu, mereka juga menilai kualitas pendidikan di sekolah tersebut masih baik. Sejumlah siswa bahkan disebut pernah meraih prestasi hingga tingkat provinsi.

“Selain nilai sejarah, Sinta juga menegaskan, kualitas pendidikan di SDN BM 7 cukup baik dan berprestasi. Ia menyebut, berbagai kejuaraan sudah diikuti siswa, bahkan ada yang berhasil melangkah hingga ke tingkat provinsi,” katanya.

Ia khawatir penghapusan sekolah akan berdampak pada perkembangan anak-anak di wilayah tersebut.

Baca Juga:Prodi KPI UNIK Cipasung Bekali Mahasiswa Skill Jurnalistik Profesional175 Calon Haji Kabupaten Tasikmalaya Kloter 29 Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

“Jika sekolah ini dihapuskan atau dialihkan fungsinya, dikhawatirkan potensi anak-anak terhambat dan generasi penerus kehilangan akses pendidikan dasar yang dekat dan sudah terbukti kualitasnya,” ujarnya.

Hingga kini, para wali murid masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Pendidikan Kota Cimahi. Mereka juga meminta agar unggahan media sosial yang menyebut sekolah berhenti menerima siswa baru segera dihapus.

0 Komentar