Warga diajak memahami bahwa menjaga lingkungan ternyata dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan ekonomi keluarga. Sampah rumah tangga bukan semata limbah, melainkan sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan kembali.
Selain itu, para akademisi lain juga membahas green branding, green marketing, edukasi budaya hijau, hingga pertanian urban berkelanjutan. Semua diarahkan pada satu tujuan: menjadikan Gang Rajawali sebagai kawasan percontohan urban alley berbasis ekonomi sirkular dan ketahanan lingkungan.
Di sela acara, suara anak-anak masih terdengar bermain di ujung gang. Motor sesekali melintas perlahan. Aroma tanah basah bercampur dengan obrolan warga tentang tanaman yang baru mereka terima.
Baca Juga:Jalur Langit untuk Persib, Viking Frontline Berbagi Makanan Sambil Menitipkan Doa1.305 Rekomendasi Bermasalah, Indikator Kinerja Menteri PU Disorot
Jakarta mungkin dikenal dengan gedung-gedung tinggi dan jalan yang tak pernah benar-benar sepi. Tetapi pagi itu, perubahan justru dimulai dari gang kecil yang pelan-pelan belajar menjadi hijau.
