“Oleh sebab itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Cimahi yang belum membayar pajak kendaraan bermotor, silakan diselesaikan dan dilayani secara cepat oleh Samsat, baik Cimahi maupun Provinsi Jawa Barat. Itu yang kami sampaikan, terima kasih,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Ngatiyana memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib tanpa hambatan berarti.
“Operasi gabungan ini berjalan dengan aman dan lancar,” kata dia.
Baca Juga:Program Makan Bergizi Gratis di Cimahi Diawasi Ketat, Sertifikat Higiene Jadi SorotanBocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam 4 Meter di Cimahi Selatan
Saat ditanya mengenai hasil pemeriksaan di lapangan, Ngatiyana mengakui masih ditemukan sejumlah kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak. Namun, di sisi lain, ada pula masyarakat yang dinilai telah menunjukkan kepatuhan tinggi dengan membayar pajak lebih awal.
“Ada yang sudah sadar untuk membayar, bahkan sampai tahun 2027 sudah membayar. Tetapi juga masih ada yang belum membayar juga. Tapi ya yang belum bayar kita tahan, kita stop dulu untuk menyelesaikan kewajibannya,” jelasnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang kedapatan menunggak pajak tetap diberikan pelayanan pembayaran langsung di lokasi operasi. Langkah itu dilakukan untuk mempermudah wajib pajak sekaligus mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Pembayaran pun langsung dilayani di lapangan. Ini merupakan salah satu bentuk untuk mendukung program pemerintah,” ungkap Ngatiyana.
“Baik itu provinsi maupun Kota Cimahi di bidang perpajakan ataupun untuk mendapatkan PAD bagi pemerintah daerah,” tandasnya. (Mong)
