JABAR EKSPRES – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan komitmennya mengawal program perumahan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.
Ia menargetkan sebanyak 1.000 rumah tidak layak huni (rutilahu) dapat direnovasi melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat.
“Insya Allah, 1.000 unit akan saya perbaiki rumah tidak layak huni atas kerja sama dengan beliau ini,” ujar Cucun saat menghadiri peluncuran BSPS se-Jawa Barat, sosialisasi dan closing KUR Perumahan (Bank BJB), serta sosialisasi rumah subsidi dan program PNM Melawan Rentenir di SMA 1 Katapang, Kabupaten Bandung, Senin (13/4/2026).
Baca Juga:Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Ungkap Kebocoran PAD hingga Rp200 M, Pemkab Didesak Bentuk PansusKang Eful Dorong Ketahanan Pangan untuk Pemenuhan Gizi Keluarga
Ia menyampaikan, kehadiran Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di daerah pemilihannya menjadi momentum percepatan realisasi program tersebut.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat penting agar masyarakat bisa segera merasakan manfaat program perumahan.
Selain sektor perumahan, Cucun juga menyoroti rendahnya serapan KUR di Kabupaten Bandung. Ia membandingkan realisasi penyaluran kredit di daerah tersebut dengan sejumlah wilayah lain yang dinilai lebih optimal.
“Di Manado kemarin 203 miliar dalam tiga jam bisa diserap kredit. Di Kabupaten Tangerang hampir 202 miliar. Di sini di Kabupaten Bandung cuma 30 miliar,” ungkapnya.
Cucun menilai KUR merupakan peluang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.
Karena itu, ia mendorong perbankan agar lebih aktif melakukan jemput bola dalam menyalurkan kredit ke masyarakat.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu mengakses fasilitas permodalan yang telah disiapkan pemerintah.
Baca Juga:Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi EnergiKuliah S2 Sambil Kerja, MM UM Bandung Sasar Alumni Aktif dengan Skema Beasiswa
Dengan akses permodalan yang lebih mudah, menurutnya, pertumbuhan ekonomi keluarga dapat meningkat.
Di sisi lain, Cucun menegaskan DPR RI akan terus mengawal program-program Kementerian PKP di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat.
“Sekarang ini Pak Presiden betul-betul sangat konsen dan memperhatikan, ingin uang APBN yang Rp3.720 triliun ini langsung dirasakan oleh rakyat,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan DPR terhadap program perumahan mengalami peningkatan signifikan.
Jika sebelumnya hanya mampu merealisasikan sekitar 180 ribu unit, kini targetnya meningkat menjadi 430 ribu unit renovasi rumah tidak layak huni.
