Polisi Buru Dua Pelaku Percobaan Perampasan Motor di Bogor Selatan, Korban Sempat Duel dan Terluka

Ilustrasi perampasan motor (antara)
Ilustrasi perampasan motor (antara)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aparat kepolisian masih memburu dua terduga pelaku percobaan perampasan sepeda motor yang terjadi di wilayah Bogor Selatan, Sabtu (11/4) malam. Korban sempat melakukan perlawanan hingga terlibat duel dengan pelaku dan mengalami luka akibat senjata tajam.

Kapolsek Bogor Selatan AKP Sonson Sudarsono mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di jalan setapak dekat Masjid Rosniah, kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Menurutnya, korban berinisial RS (26) saat itu tengah melintas dari arah Batutulis menuju Cikaret menggunakan sepeda motor Yamaha Mio milik temannya. Di lokasi yang gelap dan minim penerangan, korban tiba-tiba dihentikan oleh dua orang terduga pelaku.

Baca Juga:Kang Eful Dorong Ketahanan Pangan untuk Pemenuhan Gizi Keluarga Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

“Kedua pelaku langsung berupaya merampas kendaraan korban. Namun korban melakukan perlawanan sehingga terjadi perkelahian,” kata Sonson saat dikonfirmasi, Senin (13/4).

Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka di bagian punggung dan kepala akibat serangan senjata tajam jenis celurit yang dibawa pelaku.

“Pada saat motornya hendak diambil, korban melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian. Terduga pelaku diketahui membawa senjata tajam berupa celurit,” ujarnya.

Aksi kedua pelaku akhirnya gagal setelah ada warga yang melintas dan membantu korban. Kedua terduga pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Bogor Selatan oleh orang tua korban pada Minggu (12/4) siang. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Sonson menyebut kondisi lokasi yang gelap dan minim penerangan membuat pencarian rekaman CCTV cukup terbatas. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya mengidentifikasi pelaku.

Selain itu, polisi juga masih mencari saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Pasalnya, saksi yang sempat melihat peristiwa itu merupakan warga yang melintas dan tidak dikenal korban.

Baca Juga:Kuliah S2 Sambil Kerja, MM UM Bandung Sasar Alumni Aktif dengan Skema BeasiswaProdusen AMDK Lokal TGM99 Tawarkan Kemasan Lengkap dan Peluang Maklon

Polisi juga berencana memanggil kembali korban untuk melengkapi keterangan dalam proses penyelidikan. Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku.

“Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan terus memburu kedua terduga pelaku, sekaligus mengumpulkan berbagai data dan informasi termasuk ciri-ciri pelaku yang diingat korban,” tutupnya.

0 Komentar