Kritik Kebijakan Kompensasi Pemungut Koin di Jalur Pantura: Solusi Nyata atau Sekadar Pencitraan?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turun langsung membubarkan puluhan warga Pemungut Koin di Jembatan Sew
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turun langsung membubarkan puluhan warga Pemungut Koin di Jembatan Sewo, perbatasan Subang-Indramayu,
0 Komentar

Tantangan Transformasi Ekonomi Permanen

Kepala DPMD Jawa Barat, Ade Afriandi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas.

Namun, publik menyoroti minimnya langkah konkret dalam transformasi keterampilan atau pembukaan lapangan kerja permanen di wilayah penyangga Pantura tersebut.

Tradisi menyapu koin di Jembatan Sewo bukan sekadar masalah mitos, melainkan potret kemiskinan kronis.

Baca Juga:Kayuhan Lelah yang Berujung Berkah, Ketika Nazar Sang Kombes Memuliakan Ayah TangguhMobil Travel Masuk Jurang di Puncak Jahim Majalengka, Sejumlah Penumpang Tewas

Tanpa adanya pembangunan pusat UMKM atau sentra industri rakyat yang mampu menyerap tenaga kerja lokal, warga diprediksi akan kembali ke jalanan segera setelah masa kompensasi berakhir.

Masyarakat kini menunggu apakah Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melahirkan strategi pembangunan yang matang, atau tetap terjebak dalam siklus pengusiran dan bagi-bagi amplop yang sama di setiap musim mudik mendatang.

Jalur Pantura membutuhkan nyali politik untuk melakukan “operasi besar” terhadap kemiskinan, bukan sekadar obat pereda nyeri berupa bantuan instan. (yan)

0 Komentar