Polisi Terapkan One Way, Kepadatan Arus Lebaran di Garut Berhasil Diurai

Kepolisian mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur mudik wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, dengan member
Kepolisian mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur mudik wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, dengan memberlakukan sistem satu arah (one way) di sejumlah titik pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3/2026)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur mudik wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, dengan memberlakukan sistem satu arah (one way) di sejumlah titik pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3/2026).

Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan di jalur nasional Limbangan–Malangbong serta jalur provinsi Kadungora–Garut untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Luky Martono, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penguraian kepadatan dengan menerapkan sistem satu arah sebanyak enam kali.

Baca Juga:Ridwan Kamil Minta Maaf di Hari Lebaran, Singgung Serangan Hoaks Setahun TerakhirLebaran 2026, Arus Kendaraan di Tol Cipali Melonjak hingga 65 Persen

“Pelaksanaan one way dilakukan sebanyak enam kali dari arah barat ke timur atau dari Bandung menuju Tasikmalaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, personel kepolisian telah disiagakan di jalur mudik nasional Limbangan–Malangbong maupun jalur provinsi Kadungora–Garut guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak.

Menurutnya, arus kendaraan di kedua jalur tersebut terpantau ramai dan didominasi dari arah Bandung, sehingga dilakukan penarikan arus kendaraan agar perjalanan ke arah timur lebih lancar.

“Langkah ini dinilai efektif untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang mulai meningkat,” katanya.

Ia merinci, sistem satu arah diberlakukan empat kali di jalur Limbangan–Malangbong, yakni pada pukul 13.30–13.50 WIB di Limbangan, kemudian pukul 15.20–15.40 WIB di Malangbong, serta kembali di Limbangan pada pukul 15.25–15.45 WIB.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga dilakukan di jalur Kadungora–Leles–Tarogong sebanyak dua kali, yakni pukul 11.25–11.40 WIB dan pukul 15.35–15.55 WIB, keduanya dari arah Bandung menuju Garut.

Secara umum, kondisi lalu lintas masih terpantau lancar meskipun volume kendaraan cukup tinggi, baik roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:Izin Dicabut, Bandung Zoo Dipastikan Tutup Selama Libur Lebaran 2026Self-Reward Pasca-Ramadan: Medical Check-Up Setelah 30 Hari Berpuasa

Petugas kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pengaturan untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.

“Kami akan terus menyesuaikan pola rekayasa lalu lintas sesuai situasi di lapangan agar arus kendaraan tetap terkendali dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

0 Komentar