JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan di sejumlah jalur utama, terutama Padalarang dan Lembang, pada Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan data hingga pukul 12.00 WIB, Sabtu (21/3/2026), sebanyak 18.839 kendaraan tercatat melintas di kawasan Padalarang. Sementara itu, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Lembang mencapai 16.587 unit.
Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub KBB, Didin Muslihudin, mengatakan lonjakan volume kendaraan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat saat momen Lebaran, khususnya perjalanan jarak dekat atau mudik lokal.
Baca Juga:THR Bermasalah! 157 Perusahaan di Jabar Dilaporkan, Siap Kena SanksiDiskon Pajak Kendaraan Lebaran! Warga Jabar Bisa Hemat 10%
“Pergerakan kendaraan sejak pagi hingga siang menunjukkan peningkatan, terutama di jalur Padalarang yang masih menjadi titik dominan arus lalu lintas,” ujar Didin saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, untuk arus kendaraan di jalur Padalarang-Cianjur tercatat sebanyak 1.014 kendaraan, sedangkan dari arah Cianjur menuju Padalarang mencapai 1.426 kendaraan.
Sementara di kawasan Lembang, kendaraan dari arah Bandung menuju Lembang tercatat sebanyak 1.103 unit, sedangkan dari arah sebaliknya sebanyak 842 unit.
Didin menambahkan, kendaraan roda dua masih mendominasi arus lalu lintas di kedua wilayah tersebut. Di Padalarang, jumlah kendaraan roda dua mencapai 11.525 unit, sementara kendaraan roda empat sebanyak 5.548 unit.
“Dominasi sepeda motor menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat untuk perjalanan jarak dekat selama Lebaran,” katanya.
Di kawasan Lembang, kendaraan roda dua tercatat sebanyak 10.737 unit, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 4.686 unit.
Meski demikian, Didin menyebutkan data tersebut masih bersifat sementara karena arus kendaraan masih terus bergerak dan berpotensi berubah hingga malam hari.
Baca Juga:Stasiun Cianjur Ramai! Puncak Mudik Tembus 1.200 Penumpang SehariNagreg Mulai Lengang! Puncak Mudik Dipastikan Sudah Lewat
“Volume kendaraan masih fluktuatif. Selain pemudik, banyak juga masyarakat yang melakukan aktivitas silaturahmi di dalam wilayah,” pungkasnya. (Wit)
