Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi dan Ayam di Tagog Padalarang Kompak Naik

Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi dan Ayam di Tagog Padalarang Kompak Naik
Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi dan Ayam di Tagog Padalarang Kompak Naik
0 Komentar

Jabar Ekspres – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Sejumlah komoditas utama seperti daging sapi dan ayam mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada daging sapi yang kini dijual hingga Rp 160.000 per kilogram. Angka tersebut naik cukup signifikan dibandingkan pertengahan Ramadan yang masih berada di kisaran Rp 135.000 hingga Rp 140.000 per kilogram.

Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis 

Fitri (35), pedagang daging sapi, mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak H-7 Lebaran dan terus mengalami peningkatan hingga saat ini.

“Kemarin di H-2 harga sapi Rp 150.000. Sekarang sudah Rp 160.000 per kilogram. Kenaikan terasa sejak H-7 Lebaran dan terus merangkak naik,” ujarnya saat ditemui, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, harga tersebut berlaku untuk semua bagian daging, mulai dari paha, sengkel, hingga has luar. Meski harga mengalami lonjakan, pasokan daging sapi disebut masih relatif aman.

Namun demikian, kenaikan harga berdampak pada daya beli masyarakat. Fitri mengaku jumlah pembeli tahun ini cenderung menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Dibanding tahun lalu, pembeli agak menurun karena harga sekarang lebih tinggi. Dulu paling mentok Rp 150.000,” katanya.

Ia menyebut lonjakan pembeli sempat terjadi pada H-2 Lebaran, saat masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan konsumsi untuk hari raya.

“Mulai ramainya kemarin, sekarang agak sepi,” imbuhnya.

Selain daging sapi, harga ayam potong dan ayam kampung juga ikut mengalami kenaikan. Fajar Agustian (30), pedagang ayam di pasar tersebut, menyebut kenaikan terjadi secara bertahap sejak H-5 Lebaran akibat meningkatnya permintaan serta distribusi dari pemasok.

Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

“Kalau ayam hidup sekarang Rp 29.000, ayam potong Rp 45.000 per kilo. Padahal normalnya di kisaran Rp 38.000 sampai Rp 40.000,” jelasnya.

Untuk ayam kampung, yang kerap menjadi bahan utama hidangan opor saat Lebaran, harga kini berada di kisaran Rp 85.000 per ekor, naik dari sebelumnya Rp 55.000 hingga Rp 65.000 per ekor.

Meski harga mengalami kenaikan, Fajar menyebut permintaan tetap berjalan karena ayam merupakan kebutuhan pokok yang sulit digantikan.

0 Komentar