Bocah 5 Tahun di Ciamis Hilang, Tim Gabungan Fokus Pencarian ke Sungai Citanduy

Ilustrasi boach hilang/Istimewa
Ilustrasi boach hilang/Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pencarian seorang anak berusia lima tahun yang dilaporkan hilang saat hujan deras di Kabupaten Ciamis masih berlangsung. Tim gabungan dari BPBD, Polsek, dan Tagana terus berupaya menemukan korban.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa fokus pencarian saat ini terkonsentrasi di aliran Sungai Citanduy. Area yang menjadi prioritas adalah titik pertemuan Sungai Ciluncat hingga area Bendungan Lewi Keris.

“Tim gabungan dari BPBD, Polsek dan Tagana masih melakukan upaya pencarian. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran Sungai Citanduy mulai dari pertemuan Sungai Ciluncat sampai ke Bendungan Lewi Keris,” jelas Ani, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    

Ani menjelaskan bahwa timnya menyisir bantaran sungai dan memantau titik-titik yang berpotensi menjadi tempat korban terbawa arus. Pihaknya juga menggandeng warga setempat untuk ikut serta dalam pemantauan di lapangan.

“Proses pencarian masih terus berlangsung dan hingga saat ini korban belum ditemukan,” tambahnya.

BPBD Ciamis berharap korban dapat segera ditemukan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya saat hujan deras, mengingat arus sungai dapat meningkat secara tiba-tiba dan membahayakan.

Sebelumnya, peristiwa hilangnya anak kembali terjadi di Jawa Barat. Dalam dua kejadian berbeda, bocah di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya dilaporkan hilang di sekitar saluran air. Kedua peristiwa ini harus menjadi perhatian bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya saat beraktivitas di luar rumah. Berikut kompilasi kejadian anak hilang di saluran air:

Warga Perumahan Lembah Medina, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, digegerkan dengan hilangnya seorang bocah laki-laki bernama Arkenan (5) pada Selasa (10/3/2026) sore.

Arkenan hilang setelah mengejar balon yang terbawa angin. Balon itu terbang menuju saluran air yang mengarah ke Sungai Ciluncat. Sejak saat itu, keberadaan Arkenan tak lagi diketahui. (CEP)

0 Komentar