Kapan Malam Lailatul Qodar?  Ini Keistimewaannya

ILUSTRASI Malam Lailatul Qodar (freepik)
ILUSTRASI Malam Lailatul Qodar (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki pertengahan bulan ramadhan, sudah banyak orang mempersiapkan untuk lebaran, namun terlupakan sebuah moment penting yang akan terjadi pada malam-malam terakhir Ramadhan, yakni malam Lailatul Qodar.

Malam lailatul Qodar sangat istimewa sampai mendapat julukan sebagai malam seribu malam. “Lailatul Qodar” adalah malam penuh kemuliaan, sebagaimana termaktub dalam firman Allah Ta’ala :

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ. سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya : “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (QS.Al-Qodr ayat 1-5)

Baca Juga:Tips Sukses Turun Berat Badan Saat Puasa RamadhanDanone Indonesia–IPB University Kolaborasi Cetak Nutrisionis Adaptif, Perkuat Praktik Berbasis Sains

Terdapat banyak riwayat yang menyebutkan tentang waktu terjadinya malam diturunkannya Al-Qur’an ini.

Ada yang menyebutkan Lailatul Qodar terjadi pada tanggal 7, 13, 17, 21, 27 dan tanggal 28 Romadhon. Sebab banyaknya riwayat mengenai kejadian turunnya Al-Qur’an ini, kiranya tidak mungkin mengetahui waktu tepatnya terjadi Lailatul Qodar.

Namun umumnya umat Islam Indonesia meningkatkan ibadah pada sepuluh hari terakhir dari bulan Romadhon. Hal ini sesuai dengan hadis Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wassalam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori: “Carilah sedaya-upaya kamu untuk menemui Lailatul Qodar itu pada sepuluh malam ganjil pada akhir Romadhon”. (HR.Bukhori)

Waktu terjadinya malam Lailatul Qodar memang tidak ditentukan secara pasti, Bisa jadi Allah Ta’ala memang sengaja untuk merahasiakannya dan kita dapat memetik hikmah dari kerahasiaan Lailatul Qodar tersebut.

Jika berkaca pada fenomena umum yang terjadi di bulan-bulan Romadhon, umumnya intensitas ibadah umat Islam terjadi di awal-awal Romadhon. Namun semakin lama, semangat untuk beribadah semakin menurun, baik secara kualitas maupun secara kuantitas. Bahkan ada kecenderungan dipenggal di bulan Romadhon.

Masyarakat kita mulai disibukkan dengan segala hal yang berkenaan dengan persiapan-persisapan menghadapi lebaran yang sifatnya materil. Seperti mempersiapkan makanan kecil untuk para tamu yang berkunjung di hari raya, membeli peci, mukenah, sarung, baju baru hingga sendal dan sepatu baru untuk sholat Idul Fitri.

0 Komentar