Harga Kepokmas di Kota Bandung Stabil, Stok Dipastikan Aman Selama Ramadan

Pedagang merapikan telur di Pasar Modern Batununggal, Kota Bandung, Rabu (11/2)
Pedagang merapikan telur di Pasar Modern Batununggal, Kota Bandung, Rabu (11/2). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang bulan suci Ramadan, harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung terpantau relatif stabil. Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, lonjakannya dinilai tidak signifikan dan masih dalam batas wajar.

Hal tersebut disampaikan Humas Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Agung S Awaludin, Rabu (18/2/2026). Ia memastikan secara umum kondisi harga dan ketersediaan stok bahan pokok di pasar-pasar tradisional Kota Bandung dalam keadaan aman.

“Untuk harga kepokmas relatif stabil. Ada beberapa yang mengalami kenaikan menjelang puasa, tetapi tidak terlalu tinggi. Telur ayam yang satu minggu sebelumnya Rp28 ribu, sekarang di beberapa pasar menjadi Rp30 ribu,” ujar Agung.

Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!

Kenaikan harga telur ayam disebut sebagai salah satu komoditas yang mengalami penyesuaian harga menjelang Ramadan. Namun demikian, komoditas utama lainnya seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam masih berada pada harga yang stabil.

Bahkan, terdapat komoditas yang justru mengalami penurunan harga. Cabai merah misalnya, tercatat turun dari Rp53 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

“Untuk beras, minyak dan ayam relatif stabil. Bahkan ada cabai yang turun harganya, yaitu cabai merah dari Rp53 ribu menjadi Rp50 ribu,” jelasnya.

Dari sisi permintaan, Agung mengungkapkan bahwa aktivitas belanja masyarakat mulai menunjukkan peningkatan menjelang Ramadan. Komoditas seperti ayam, telur, dan daging sapi menjadi yang paling banyak diburu warga sebagai persiapan kebutuhan sahur dan berbuka puasa.

Meski terjadi peningkatan permintaan, Perumda Pasar Juara memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga. Distribusi dari pemasok ke pasar tradisional berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Stok aman, tidak ada kekurangan. MinyaKita juga stok aman. Semua aman mulai dari gula, minyak, beras bahkan ayam dan telur,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang di seluruh pasar tradisional di Kota Bandung guna mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan barang selama Ramadan.

Baca Juga:Bojan Tak Menyerah! Persib Siap Balas Kekalahan di Leg KeduaStrategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden 

Dengan kondisi harga yang relatif stabil serta jaminan ketersediaan stok, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Pemerintah bersama pengelola pasar memastikan distribusi dan pasokan kepokmas akan tetap terkendali sepanjang Ramadan.

0 Komentar