JABAR EKSPRES – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas kesehatan lansia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) D3 Farmasi Universitas Bhakti Kencana melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Peningkatan Pengetahuan dan Motivasi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Prolanis Lansia dengan Penyakit Degeneratif”.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2026 dan diikuti oleh peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang sebagian besar merupakan lansia dengan penyakit degeneratif seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai pentingnya kepatuhan minum obat secara teratur dan benar, serta menumbuhkan motivasi agar pasien Prolanis mampu mengelola penyakit kronisnya dengan lebih optimal.
Baca Juga:Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Bandung Gelar Sosialisasi Dampak Negatif Napza di SMPN 1 SukarajaPenasaran Seberapa Gelap Sisi Kepribadianmu? Link Tes Psikopat Viral Google Form Ini Sedang Ramai Dicoba
Edukasi kesehatan diberikan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, serta pembagian media edukatif yang mudah dipahami oleh lansia.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan penyakit degeneratif, tujuan dan manfaat penggunaan obat jangka panjang, risiko ketidakpatuhan minum obat, serta tips sederhana agar lansia tidak lupa mengonsumsi obat sesuai aturan.
Penyuluhan ini juga dikaitkan dengan program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) sebagai upaya mendukung penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional.
Selain edukasi, mahasiswa KKN RPL D3 Farmasi Universitas Bhakti Kencana juga menyelenggarakan pemeriksaan gula darah dan kolesterol secara gratis bagi peserta Prolanis.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu lansia memantau kondisi kesehatannya secara berkala serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini komplikasi penyakit degeneratif.
“Pemeriksaan gula darah dan kolesterol ini kami lakukan sebagai bentuk skrining sederhana agar lansia dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Hasil pemeriksaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk lebih patuh dalam minum obat dan menjalani pola hidup sehat,” ujar salah satu mahasiswa KKN RPL D3 Farmasi Universitas Bhakti Kencana.
Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan lansia dalam pemeriksaan kesehatan serta keaktifan pada sesi tanya jawab.
Baca Juga:Saldo DANA Gratis hingga Rp500 Ribu! Ini Cara Legal Dapat Uang Tambahan Secepat KilatHonda BeAT 125 2026 Tampil Berubah, Desain Makin Sporty dan Gagah
Beberapa peserta mengaku jarang melakukan pemeriksaan gula darah dan kolesterol secara rutin.
“Dengan adanya pemeriksaan gratis ini, kami jadi lebih tahu kondisi tubuh kami dan jadi lebih semangat untuk rutin minum obat,” ungkap salah satu peserta Prolanis.
