Trump Pertimbangkan Kirim Kapal Induk Tambahan ke Timur Tengah Jika Negosiasi Iran Gagal

Trump Pertimbangkan Kirim Kapal Induk Tambahan ke Timur Tengah Jika Negosiasi Iran Gagal
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (SUMBER FOTO: X/realDonaldTrump)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa menyatakan tengah mempertimbangkan opsi pengerahan kelompok serang kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut disiapkan sebagai antisipasi apabila perundingan dengan Iran tidak membuahkan hasil.

Dalam wawancara dengan Axios, Trump mengatakan bahwa ada dua kemungkinan yang akan terjadi, yakni tercapainya kesepakatan atau diambilnya langkah yang lebih tegas seperti sebelumnya.

“Entah kita akan mencapai kesepakatan atau kita harus melakukan sesuatu yang sangat sulit seperti sebelumnya,” ujar Trump.

Baca Juga:Jepang Bersiap Berlakukan Kembali Pajak Makanan Usai Masa Penangguhan Dua TahunTrump Desak Negosiasi dengan Kanada soal Kompensasi Proyek Jembatan Ontario–Michigan

Ia menyebutkan bahwa satu armada militer AS sudah dalam perjalanan menuju Timur Tengah dan tidak menutup kemungkinan armada tambahan akan segera menyusul.

“Kita memiliki armada yang sedang menuju ke sana [Timur Tengah] dan satu lagi mungkin akan menyusul.” sambungnya.

Trump juga mengungkapkan bahwa putaran kedua negosiasi dengan Iran diperkirakan berlangsung pekan depan. Ia menyampaikan optimisme bahwa kesepakatan masih bisa dicapai melalui jalur diplomasi.

Menurutnya, Iran menunjukkan keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan terkait isu yang tengah dibahas.

Selain itu, Trump menyinggung rencana kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih pada Rabu. Pertemuan tersebut dijadwalkan untuk membahas perkembangan pembicaraan antara Washington dan Teheran.

Trump menyatakan Netanyahu tidak menunjukkan kekhawatiran berlebihan terhadap proses negosiasi tersebut dan turut menginginkan hasil yang positif. Ia menegaskan bahwa pemimpin Israel itu mengharapkan tercapainya kesepakatan yang baik.

“Dia juga menginginkan kesepakatan. Dia menginginkan kesepakatan yang baik,” ujar Trump.

Baca Juga:Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Masih Berada di Level TinggiCuma 2 Jutaan! Infinix Hot 40 Pro Tawarkan Performa Gaming Kencang dan RAM Besar

Sebelumnya, pada Jumat lalu, delegasi Amerika Serikat dan Iran telah menggelar pembicaraan terkait program nuklir Iran di Muscat, ibu kota Oman. Trump menilai dialog tersebut berjalan dengan baik dan akan dilanjutkan dalam waktu dekat.

Namun di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tetap mempertahankan haknya untuk memperkaya uranium. Ia bahkan menyatakan bahwa hak tersebut akan dipertahankan meski berpotensi memicu konflik.

Pada Januari lalu, Trump sempat mengumumkan bahwa “armada besar” AS telah diarahkan ke kawasan sekitar Iran. Saat itu, ia berharap Iran bersedia kembali ke meja perundingan dan menyetujui kesepakatan yang dianggap adil dan seimbang oleh Washington.

0 Komentar