Pencarian Anak Hanyut di Sungai Cisadane Ditutup, Wawalkot Bogor Sampaikan Duka dan Apresiasi Tim SAR Gabungan

Pencarian Anak Hanyut di Sungai Cisadane Ditutup, Wawalkot Bogor Sampaikan Duka dan Apresiasi Tim SAR Gabungan
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat menutup proses pencarian anak hanyut di Sungai Cisadane, sekitar Jembatan Sarijan, Kelurahan Gunung Batu, Kota Bogor, pada Rabu (4/2/2026) siang. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Bogor secara resmi menutup proses pencarian anak yang hanyut di Sungai Cisadane, sekitar Jembatan Sarijan, Kelurahan Gunung Batu, Kota Bogor, pada Selasa (3/2/2026) sore kemarin setelah korban, MD (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang turut hadir di lokasi pencarian mengatakan penutupan pencarian dilakukan setelah jasad korban ditemukan pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di aliran Sungai Cisadane, tepatnya sebelum Jembatan Darul Quran, wilayah Loji, Kota Bogor.

“Alhamdulillah tadi almarhum sudah ditemukan di sekitar sebelum Jembatan Darul Quran, atau kurang lebih 1,7 kilometer dari lokasi korban mandi atau berenang bersama kakaknya saat kejadian kemarin sore,” ujar Jenal usai menutup resmi proses pencarian di lokasi, Rabu (4/2) siang.

Baca Juga:Iming-iming Mahar Rp70 Juta, Perempuan Bogor Jadi Korban TPPO Modus Nikah Siri dengan Pria Cina Janji Manis Jadi Derita, Perempuan Bogor Terperangkap Jaringan TPPO di Cina

Jenal juga menyampaikan, dirinya yang sempat mengunjungi rumah korban merasa sangat berduka. Atas peristiwa tersebut, Jenal pun menyampaikan duka citanya yang mendalam kepada keluarga korban.

Menurutnya, kehilangan seorang anak merupakan duka yang sangat berat tentunya bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Secara manusiawi, kita pasti menangis ketika ditinggalkan anak atau orang-orang tersayang. Namun Allah berkehendak lain, dan kita meyakini Allah lebih sayang kepada Almarhum. Kita doakan semoga Almarhum husnul khatimah,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jenal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian selama kurang lebih 15 jam, sejak Selasa sore hingga Rabu pagi.

Ia menegaskan, kehadiran tim SAR gabungan dan para relawan menunjukkan pentingnya sinergi dan kerja sama lintas wilayah dalam penanganan kejadian darurat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan yang bekerja sejak pukul 16.30 WIB hingga akhirnya pagi ini Almarhum ditemukan. Tidak hanya dari Kota Bogor, tetapi juga dari kabupaten, termasuk Damkar, BPBD, dan unsur terkait lainnya. Kolaborasi ini sangat membantu kami,” katanya.

Atas nama Pemerintah Kota Bogor, Jenal pun menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

Baca Juga:Dirayu Hidup Mewah, Perempuan Bogor Jadi Korban Perdagangan Orang di Cina Selama SetahunPencarian Bocah Hanyut di Sungai Cisadane Kota Bogor  Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Besok Pagi

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai dan area berisiko lainnya guna mencegah kejadian serupa.

0 Komentar