JABAR EKSPRES – Sebuah pohon beringin berukuran besar di kawasan Ciburuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tiba-tiba tumbang pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 09.10 WIB. Peristiwa itu terjadi saat hujan mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan warga, pohon beringin tersebut roboh ke arah bangunan semi permanen yang biasa digunakan warga untuk berjualan. Akibatnya, dua bagian atap samping bangunan mengalami kerusakan.
“Pohon tumbang merusak dua atap bagian samping bangunan yang biasa dipakai warga berjualan. Alhamdulillah tidak ada korban karena warung belum buka,” ujar Dini (30), warga Ciburuy yang berada di lokasi kejadian.
Baca Juga:Cadas Pangeran Sumedang Kembali Alami Longsor Disertai Pohon Tumbang, Pengendara Tunggu EvakuasiJalur Cadas Pangeran Dihantam Longsor dan Pohon Tumbang, Pengendara Diimbau Waspada
Pemilik warung, Debi Susanti (48), mengatakan peristiwa tersebut terjadi sangat cepat. Saat itu hujan sedang turun dan ia belum sempat membuka warungnya.
“Waktu kejadian hujan, sekitar jam sembilan lewat sepuluh pagi. Untungnya belum buka warung,” kata Debi.
Debi mengaku, keberadaan pohon beringin tersebut sejak lama memang membuat para pedagang di sekitar kawasan Ciburuy merasa khawatir. Ukurannya yang besar dan posisinya yang dekat dengan area usaha kerap menimbulkan rasa was-was, terutama saat cuaca buruk.
“Dari dulu kami para penjual memang sudah sering khawatir pohon itu tumbang,” ujarnya.
Bahkan, menurut Debi, pohon tersebut sebenarnya sudah masuk dalam rencana penebangan oleh pihak terkait. Namun, rencana itu belum sempat direalisasikan hingga akhirnya pohon lebih dulu tumbang.
“Memang sudah ada rencana mau ditebang, tapi keburu tumbang,” katanya.
Meski demikian, Debi bersyukur karena arah tumbangnya pohon tidak tepat mengenai warung miliknya. Kerusakan hanya terjadi pada bagian samping atap bangunan.
Baca Juga:Pohon Akasia Tua Tumbang Timpa Warung di Kota Banjar, Seorang Anak TerlukaHujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Ibrahim Adjie Bandung, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
“Alhamdulillah enggak langsung ke warung, cuma kena samping atap saja,” ucapnya.
Sementara itu, warga lainnya, Dede Koswara (55), menjelaskan bahwa pohon beringin yang tumbang memiliki tinggi sekitar 30 meter dan sudah berdiri puluhan tahun di kawasan tersebut.
“Pohon beringin itu tingginya sekitar 30 meter. Pertama kali ditanam tahun 1974, bersamaan dengan pembangunan rumah makan Lembur Kuring,” jelas Dede.
Ia juga menyebut, pihak UPTD PSDA Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya sudah merencanakan penebangan pohon tersebut sebagai langkah antisipasi. Namun sebelum rencana itu dilaksanakan, pohon justru tumbang lebih dulu.
