JABAR EKSPRES – Februari nanti bakal ada pameran franchise atau waralaba di Kota Bandung. Pakar Waralaba Djoko Kurniawan turut membagikan tips dalam memilih franchise.
Djoko menguraikan, ada beberapa hal yang patut diperhatikan masyarakat atau investor saat ingin berinvestasi waralaba. Pertama adalah memastikan data pemasaran outlet dengan kondisi riel.
“Maka perlu kunjungan lapangan, pilih salah satu outlet lalu lihat kondisinya. Sesuai tidak dengan data yang disampaikan. Kalau tidak cocok jangan beli,” cetusnya, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga:IFBEX 2026, Kadin Jabar Dorong UMKM dan Produk Lokal jadi Waralaba NasionalPunya Potensi Sangat Besar, Mendag: Pemerintah Dorong Bisnis Waralaba untuk Majukan Perekonomian
Pria yang juga Ketua Umum Himpunan Kemitraan & Peluang Usaha Indonesia (HIKPI) itu melanjutkan, masyarakat juga perlu memastikan kredibilitas usaha. “Bisa di cek secara online mengenai perusahaan atau usahanya,” terangnya.
Kemudian Djoko juga menyarankan agar masyarakat atau investor turut memeriksa kantor pusat dari bisnis waralaba tersebut. Itu untuk memastikan keberadaan dan kejelasan usaha.
Berikutnya, Djoko juga menyarankan agar masyarakat banyak-banyak bertanya kepada pemilik waralaba atau pemasarnya. “Tanyakan apa saja yang ingin anda ketahui,” jelasnya.
Sementara itu rencananya pameran Waralaba di Bandung itu bakal di gelar pada 6-8 Februari. Djoko menguraikan, target bakal ada 100 brand yang akan ikut pameran. “Kalau pengunjung target 10 ribu. Mereka bisa dibilang Investor. Pameran franchise itu biasanya yang datang pasti orang yang punya duit,” cetusnya.
Berkaca dari pameran sebelumnya di Surabaya, target transaksi event itu juga tidak sedikit. “Di Surabaya lalu bisa tembus Rp80 miliar. Ada salah satu produk cimol itu bisa sampai terjual 60 bots,” terangnya. (Son)
