Orang yang bertakwa kepada Allah akan selalu memperhatikan dan meneliti apa yang akan dikerjakan, apakah ada manfaat untuk dirinya di akhirat nanti atau tidak. Tentu yang akan dikerjakannya semua bermanfaat bagi dirinya di akhirat nanti.
Di samping itu, ia akan selalu memperhitungkan perbuatannya sendiri, apakah sesuai dengan ajaran agama atau tidak.
Jika lebih banyak dikerjakan yang dilarang Allah, hendaklah ia berusaha menutupnya dengan amal-amal saleh.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Baca Juga:30+ Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Januari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR Tinggi!Rekomendasi Smart TV 2 Jutaan Terbaik 2026 dengan Spesifikasi Gahar
Maka, yang perlu diperhatikan ketika hendak membuat resolusi di momen pergantian waktu ini, adalah pertama dengan menata niat yang baik.
Nabi Muhammad saw bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Umar bin Khattab ra:
إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya, “Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan.” (HR Muttafaqun Alaih).
Di dalam kitab al-Jawahir al-Lu`luiyyah Syarh al-Arba’in an-Nawawiyyah hal. 104 Syekh Muhammad bin Abdillah al-Jardani menerangkan keutamaan tentang niat seorang mukmin, yang bahkan lebih utama daripada amalnya.
Sebab, niat baik seorang mukmin, meskipun pada akhirnya belum terlaksana tetap tercatat sebagai kebaikan.
Dalam sebuah hadits qudsi yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas, Rasulullah Saw bersabda:
إِنَّ اللّٰهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللّٰهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ
Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan nilai segala perbuatan kebaikan maupun keburukan. Maka, barang siapa berniat melaksanakan suatu kebaikan lalu tidak melaksanakannya, niscaya Allah SWT akan mencatat pahala di sisi-Nya sebagai satu kebaikan sempurna. Dan bila seseorang berniat melakukan sesuatu kebaikan lalu ia melaksanakannya, niscaya Allah SWT akan mencatat pahala di sisi-Nya sebagai perbuatan sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus, bahkan berlipat-lipat ganda banyaknya,” (HR Imam Muslim).
Baca Juga:10 Kode Redeem Free Fire 7 Januari 2026, Klaim Senjata Legend Gratis Sebelum Expired!Daftar Pemain yang Absen di Laga Persib vs Persija, Siapa Saja?
Dari keterangan tersebut, menunjukkan betapa pentingnya untuk meluruskan niat kita dalam setiap perbuatan.
Momen pergantian tahun menjadi salah satu waktu yang tepat untuk memperbaharui serta memperbaiki niat baik kita.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Kemudian, yang tidak kalah penting setelah kita memiliki sebuah niat dan cita-cita yang baik dan juga berusaha untuk mengamalkannya, juga untuk senantiasa bertawakal atau memasrahkan setiap perkara kepada Allah. Di dalam Al-Qur’an, Allah telah berfirman:
