Wisatawan Masih Padati Bandung, Polda Jabar Perketat Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Polisi mengatur lalu lintas kendaraan di tengah kerumunan warga saat malam pergantian tahun di Asia Afrika, Ko
Polisi mengatur lalu lintas kendaraan di tengah kerumunan warga saat malam pergantian tahun di Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (1/1). Sebanyak 880 personel polisi disiagakan untuk menjaga keamanan selama perayaan malam tahun baru di Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah wilayah di Kota Bandung hingga kawasan wisata seperti Lembang dan Ciwidey masih dipadati wisatawan. Kondisi tersebut membuat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memperketat sistem pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, peningkatan volume kendaraan masih terpantau di sejumlah titik, baik di pusat kota maupun jalur menuju kawasan wisata.

“Di dalam kota masih cukup padat, terutama di sejumlah persimpangan,” ujar Hendra, Jumat (2/1).

Baca Juga:Relawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban BencanaDe Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTC

Ia memprediksi kepadatan lalu lintas ini masih akan berlangsung hingga sepekan ke depan. Bahkan, puncak arus diperkirakan terjadi pada Jumat ini, seiring meningkatnya pergerakan kendaraan dari Bandung menuju Jakarta.

“Arus dari Bandung ke arah Jakarta diprediksi mulai meningkat hari ini. Sementara arus yang sebelumnya keluar dari Bandung diperkirakan akan kembali,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Polda Jabar terus meningkatkan pola pengamanan serta melakukan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.

“Kami akan menerapkan sistem one way dengan durasi efektif sekitar 20 hingga 30 menit agar masyarakat tidak terlalu lama tertahan dan tetap nyaman. Sementara untuk wilayah Lembang hingga Tol Pasteur, saat ini masih efektif menggunakan contra flow,” ungkap Hendra.

Sebelumnya, Polda Jabar telah mengerahkan sebanyak 26.642 personel gabungan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025. Operasi ini digelar untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Jawa Barat.

Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyampaikan, Operasi Lilin Lodaya dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

“Operasi ini bertujuan menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru di Jawa Barat,” katanya beberapa waktu lalu.

0 Komentar