Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyatakan bahwa sedikitnya lima titik proyek strategis telah diresmikan di akhir tahun, mencakup sektor kesehatan, pendidikan, sosial, dan transportasi.
“Hari ini tanggal 31 Desember, Pemerintah Kota Cimahi meresmikan pekerjaan strategis daerah. Mulai dari RSUD Cibabat, Puskesmas Cibeureum, revitalisasi SMP 9, Rumah Singgah di Kelurahan Cipageran, hingga Bundaran Jati yang bisa mengurai kemacetan,” tutur Ngatiyana.
Menurutnya, Bundaran Jati akan menjadi simpul mobilitas penting di wilayah Cimahi Utara sekaligus ruang publik baru. Rencananya, ruas Jalan Jati akan diubah menjadi Jalan Sudarna untuk mendukung sirkulasi kendaraan.
Baca Juga:Layanan Pulih 100 Persen, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali NormalIni Alasan Zulhas Dukung Kenaikan Margin Fee bagi Bulog!
Ngatiyana menegaskan, pengembangan infrastruktur yang dilakukan merupakan upaya memperbaiki wajah pelayanan publik Pemkot Cimahi dari hulu hingga hilir. Area kantor pemerintahan pun masuk dalam tahap penataan.
“Nanti ada Plasa Rakyat, kantin, dan beberapa fasilitas publik lainnya. Ini belum apa-apa, baru depan saja. Bertahap akan berubah,” ujarnya.
Pemerintah Kota Cimahi, kata Ngatiyana, menaruh perhatian pada tiga kebutuhan dasar masyarakat, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Ia berharap pembangunan dapat terus berlanjut tahun depan.
“Semuanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan masyarakat. Doakan Cimahi tetap mampu membangun, agar pelayanan publik kita semakin baik,” ucapnya menutup. (Mong)
