Nonton Kuda Renggong Berujung Maut, Polisi Tangkap Pelaku Penikaman di Rancaekek

Seorang pria berinisial R ditemukan tewas bersimbah darah di bantaran Sungai Cimande, Kampung Jelegong, Desa S
Seorang pria berinisial R ditemukan tewas bersimbah darah di bantaran Sungai Cimande, Kampung Jelegong, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (22/12). Foto istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Terduga pelaku penikaman yang menewaskan seorang pria di pinggir Sungai Cimande, Kampung Jelegong, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Senin (22/12/2025) berhasil diamankan petugas beberapa jam setelah kejadian.

“Benar, terduga pelaku berinisial R sudah kami amankan dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satreskrim Polresta Bandung,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, Rabu (24/12/2025).

Korban diketahui bernama Rafi (25), warga Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam di beberapa bagian tubuh berdasarkan hasil pemeriksaan awal. Sebelum kejadian, korban bersama sejumlah saksi dan terduga pelaku sempat menonton hiburan rakyat Kuda Renggong, lalu mengonsumsi minuman keras jenis ciu di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:Kantongi Identitas, Polisi Kejar Terduga Pelaku Penikaman di CiwastraKemiskinan Ekstrem di Jabar: Data BPS Belum Update!

“Setelah acara selesai, korban hendak pulang dengan cara mendorong sepeda motor karena kehabisan bensin. Pada saat itu, pelaku mengikuti korban hingga akhirnya terjadi penikaman yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Olot.

Selain korban tewas, satu orang lainnya bernama Sefa (25) turut menjadi korban dan mengalami luka tusuk di bagian bawah ketiak kiri. Korban selamat tersebut saat ini masih menjalani perawatan medis.

Petugas gabungan dari Polresta Bandung dan Polsek Rancaekek langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Sementara itu, jenazah Rafi telah dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan.

Olot menegaskan, pihak kepolisian akan menangani kasus ini secara profesional dan mendalam. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras serta segera melapor jika mengetahui adanya tindak kriminal di lingkungan sekitar.

“Kasus ini masih kami dalami, dan perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kepada publik,” pungkasnya.

0 Komentar