Ngatiyana: Kenaikan Harga Bahan Pokok di Cimahi Masih Terkendali, Beras Tetap Stabil Jelang Nataru

Ngatiyana: Kenaikan Harga Masih Terkendali, Beras Tetap Stabil Jelang Nataru
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat monitoring Pasar Tradisional jelang Nataru. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Bawang merah tetap, bawang putih memang ada kenaikan sedikit, tapi tidak signifikan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk komoditas cabai, Ngatiyana menyebutkan terjadi penurunan cukup drastis pada beberapa jenis cabai. Cabai merah besar, cabai merah keriting, dan cabai kecil tercatat mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.

“Cabai merah, cabai kecil, dan sejenisnya itu mengalami penurunan dari harga Rp60 ribu menjadi sekitar Rp32 ribu per kilogram. Penurunannya hampir 50 persen,” bebernya.

Baca Juga:Jelang Nataru, Kepala Bapanas Fokus Buru Produsen Pelanggar HET MinyaKitaJelang Nataru, Pemkot Bogor Pastikan Pangan Aman dan Harga Terkendali

Namun demikian, cabai rawit hijau justru menjadi satu-satunya komoditas cabai yang mengalami kenaikan harga. Kenaikan ini disebut dipengaruhi oleh pasokan yang terbatas.

“Rawit hijau ini yang naik. Kenaikannya memang di rawit hijau saja,” jelas Ngatiyana.

Selain komoditas hortikultura, kebutuhan protein hewani juga menjadi perhatian Pemkot Cimahi. Telur ayam ras dilaporkan mengalami kenaikan harga dari sebelumnya Rp28 ribu menjadi sekitar Rp30 ribu hingga Rp31 ribu per kilogram.

“Telur memang ada kenaikan, ada kenaikan di bidang telur,” ujarnya.

Harga daging ayam pun tercatat mengalami kenaikan, meskipun masih dalam batas yang dinilai wajar. Saat ini harga ayam masih berada di bawah Rp40 ribu per kilogram.

“Ayam ada kenaikan juga, tapi mudah-mudahan tidak signifikan. Masih di bawah Rp40 ribu per kilo,” tambahnya.

Sementara untuk daging sapi, Ngatiyana mengakui adanya kenaikan harga meski masih tergolong ringan. Saat ini harga daging sapi berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram.

Baca Juga:Jelang Nataru, Pemkot Bandung Stabilisasi Harga Pangan hingga Target WisatawanJelang Natal dan Tahun Baru, Dewan Desak Pemda Kendalikan Harga Pangan

“Daging ini juga jadi perhatian. Ada kenaikan sedikit, tapi mudah-mudahan tidak signifikan. Biasanya kalau mendekati Lebaran bisa sampai Rp140 ribu sampai Rp150 ribu per kilo. Mudah-mudahan tidak sampai ke sana,” ucapnya.

Untuk menekan dampak kenaikan harga dan menjaga daya beli masyarakat, Pemkot Cimahi memastikan telah dan terus menyiapkan langkah intervensi melalui operasi pasar dan program bantuan pangan.

Ngatiyana menjelaskan, Dispangtan bersama Disdagkoperin telah menggencarkan penyaluran bantuan beras kepada masyarakat melalui berbagai program, salah satunya SiBESTI. Selain itu, bantuan beras juga dialokasikan langsung ke tingkat kelurahan.

0 Komentar