JABAR EKSPRES– Komitmen SMP Shidqia Islamic School dalam membekali peserta didik dengan kemampuan bahasa asing terus diwujudkan secara nyata. Salah satunya melalui pelaksanaan Intensive English Camp 2025 yang digelar di Kampung Inggris Pare, Kediri, pada 13–25 Desember 2025, bekerja sama dengan Brilliant International Education (BIE) Plus.
Program unggulan tahunan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII dan dirancang untuk menciptakan suasana pembelajaran bahasa Inggris yang immersive, komunikatif, dan menyenangkan. Dengan lingkungan yang mendukung serta metode pembelajaran berbasis praktik, para siswa didorong untuk berani menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam keseharian.
Kepala SMP Shidqia Islamic School, H. Muhammad Taufik, S.Pd., MM., menegaskan bahwa Intensive English Camp merupakan bagian penting dari strategi sekolah dalam meningkatkan kompetensi global peserta didik.
Baca Juga:Sambungkan Senyuman, Telkomsel Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu Jelang Natal di BandungTelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Aktifkan 13 Titik Internet Satelit untuk Korban Bencana Sumatra
“Program Intensive English Camp ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, serta kepercayaan diri mereka. Melalui pembelajaran langsung di Kampung Inggris Pare, siswa mendapatkan pengalaman nyata berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara aktif,” ujarnya.
Selama hampir dua pekan, siswa mengikuti beragam aktivitas pembelajaran interaktif, mulai dari Pronunciation, Grammar, Vocabulary, hingga Speaking Class. Kegiatan dikemas secara variatif melalui games edukatif, diskusi kelompok, role play, serta latihan komunikasi berbasis situasi nyata (real-life communication skills).
Metode pembelajaran yang diterapkan mengedepankan keseimbangan antara praktik dan teori, dengan porsi 80 persen praktik dan 20 persen teori, didampingi oleh tutor profesional dari Brilliant International Education Plus. Pendekatan ini dinilai efektif untuk meningkatkan kelancaran berbicara sekaligus memperkuat pemahaman dasar bahasa Inggris.
Koordinator Program Intensive English Camp, Ms. Siti Anisah, S.Pd., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan disusun secara terstruktur dalam sistem camp dan English Area.
“Selama program berlangsung, siswa dibiasakan menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari selama 24 jam. Pendekatan ini efektif untuk melatih keberanian berbicara, meningkatkan kelancaran, serta membangun kebiasaan berpikir dalam bahasa Inggris,” jelasnya.
Tak hanya berfokus pada aspek akademik, program ini juga menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, kepemimpinan, dan kreativitas. Seluruh kegiatan didampingi oleh guru serta pendamping sekolah guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan perkembangan siswa selama mengikuti camp.
