Ia menambahkan bahwa puncak okupansi secara umum justru lebih sering terjadi pada momen libur sekolah atau hari libur nasional lain yang berdurasi panjang.
The Priangan Boutique Hotel sendiri memiliki total 30 kamar yang terbagi dalam lima tipe dengan rentang harga yang variatif. Tarif kamar standar dibanderol mulai dari Rp395 ribu per malam, deluxe Rp510 ribu, super deluxe Rp600 ribu, VIP Rp650 ribu, dan family room Rp850 ribu. Seluruh harga tersebut sudah termasuk PPN sebesar 10 persen. “Menghadapi musim liburan Nataru, kami memutuskan untuk tidak melakukan penyesuaian harga khusus atau mengeluarkan paket promo. Kebijakan tarif tetap diberlakukan sebagaimana hari biasa,” kata dia.
Selain fasilitas akomodasi, hotel ini juga menyediakan kolam renang yang dapat diakses oleh masyarakat umum dengan tarif Rp15 ribu per orang pada pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Bagi tamu hotel, fasilitas kolam renang termasuk dalam layanan dan dapat dinikmati hingga pukul 22.00 WIB. Setiap tamu yang menginap juga berhak menikmati fasilitas sarapan pagi yang disajikan mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.
Baca Juga:Dorong Hilirisasi Gas Bumi, PGN Tingkatkan Pemanfaatan Jadi Produk Bernilai TinggiWacana Pilkada Lewat DPRD, Bupati Bandung Pilih Irit Bicara
Meskipun belum terjadi lonjakan, Ega menyimpan harapan agar momen libur akhir tahun ini tetap mampu mendorong kunjungan wisata ke Ciamis. Ia mengakui bahwa kondisi okupansi tahun ini secara umum masih stabil dan belum menunjukkan perbedaan atau peningkatan yang berarti jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. “Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, kondisinya masih stabil dan belum ada peningkatan yang signifikan,” pungkasnya. (CEP)
