JABAR EKSPRES – Petinju Noel Mikaelian sukses merebut sabuk juara dunia kelas penjelajah (90,7 kg) World Boxing Council (WBC) setelah menaklukkan Badou Jack dalam laga ulang yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat. Kemenangan ini menandai kebangkitan Mikaelian sekaligus membalas kekalahannya pada pertemuan sebelumnya.
Berdasarkan laporan resmi WBC, ketiga juri memberikan kemenangan angka mutlak kepada Mikaelian dengan skor 115-111, 116-110, dan 116-110.
“Kartu skor juri menunjukkan 115-111, 116-110, dan 116-110 semuanya untuk juara baru Noel Mikaelian,” tulis laporan WBC.
Baca Juga:Rencana 9.000 Permukiman Israel di Tepi Barat Dinilai Ancam Keutuhan Wilayah YerusalemHarga Mobil Tesla Terbaru 2025 di Indonesia: Model 3 hingga Cybertruck Tembus Rp4,5 Miliar
Hasil tersebut memastikan petinju asal Jerman itu dinobatkan sebagai juara baru kelas penjelajah WBC.
Keberhasilan ini menjadi pembalasan atas kekalahan Mikaelian dari Jack pada duel pertama mereka di Arab Saudi pada Mei 2024. Saat itu, Badou Jack mempertahankan gelarnya lewat keputusan mayoritas yang menuai kontroversi, dengan skor 114-114, 115-113, dan 115-113.
Pihak Mikaelian menilai hasil tersebut tidak adil dan mengajukan banding kepada WBC, yang kemudian berujung pada keputusan menggelar pertandingan ulang.
Dalam laga kedua ini, Mikaelian tampil dominan sejak ronde-ronde awal. Ia mampu mengendalikan jalannya pertarungan melalui jab tajam dan kombinasi serangan cepat yang membuat Jack kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan konstan yang dilancarkan Mikaelian sepanjang duel membuat sang juara bertahan tidak mampu tampil nyaman.
Dominasi tersebut akhirnya meyakinkan para juri untuk memberikan kemenangan mutlak kepada Mikaelian. Dengan hasil ini, ia resmi menjadi penguasa baru kelas penjelajah WBC sekaligus memperbaiki rekornya menjadi 28 kemenangan, termasuk 12 kemenangan melalui knockout (KO), dan tiga kekalahan.
Mikaelian juga membuktikan bahwa persiapan matang selama kamp latihan berbuah hasil positif. Fokus pada strategi, daya tahan fisik, serta tekad kuat untuk membalas kekalahan sebelumnya menjadi faktor kunci keberhasilannya merebut gelar juara dunia.
Baca Juga:Patricia Geraldine Persembahkan Emas Wushu SEA Games 2025, Merah Putih Berkibar di BangkokUpdate Harga Emas Pegadaian 15 Desember 2025: Antam hingga Galeri24 Menguat
Di sisi lain, Badou Jack yang dikenal dengan presisi teknik bertinju tidak mampu membendung tekanan agresif Mikaelian sejak bel pembuka. Petinju asal Swedia kelahiran Gambia itu gagal mengulang dominasinya dan harus rela kehilangan sabuk juara dunia pada usia 41 tahun.
Kekalahan ini membuat rekor Jack tercoreng dengan tambahan satu kekalahan, sehingga catatan kariernya kini menjadi 29 kemenangan, 12 di antaranya melalui KO, empat kekalahan, dan tiga hasil imbang.*
