PMI Kabupaten Bogor Siapkan Langkah Lanjutan, Bantuan Tunai hingga Layanan Kesehatan untuk Korban Bencana Aceh

PMI Kabupaten Bogor akan Terus Salurkan Bantuan ke Warga Aceh yang Terdampak Bencana
Perwakilan PMI Kabupaten Bogor Haris Setiawan dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara/Foto: PMI Kabupaten Bogor
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PMI Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan bantuan bagi warga Aceh yang terdampak bencana.

Bantuan tidak hanya berhenti pada penyerahan donasi, tetapi juga diperluas dengan rencana pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Perwakilan PMI Kabupaten Bogor, Haris Setiawan, menyebutkan bahwa donasi sebesar Rp1 miliar telah disalurkan dan dipastikan tepat sasaran. Bantuan tunai tersebut difokuskan kepada warga yang kehilangan rumah akibat longsor dan banjir.

Baca Juga:Persib Tambah Amunisi: Rumor Sebut Joey Pelupessy, Tapi yang Datang Malah Marteen Paes!Menanti Sanksi AFC, Persib Dipastikan Tanpa Penonton di Babak 16 Besar ACL Two?

“Bantuan uang tunai ini difokuskan untuk warga yang kehilangan rumah akibat longsor dan banjir, masing-masing sebesar Rp2 juta. Untuk rumah rusak berat diberikan Rp1 juta per keluarga,” ujar Haris, pada Jumat (12/12/2025).

Ia berharap dukungan tersebut dapat mengurangi beban para korban. “Semoga para korban diberi kesabaran, dan Allah akan menggantikan dengan rezeki yang lebih besar dan berkah,” tuturnya.

Haris menegaskan bahwa gerakan solidaritas ini tidak berhenti di tahap awal. “Insya Allah gerakan donasi ini tidak sampai di sini. PMI akan terus bergerak. Penggalangan donasi tetap berlanjut,” sambung dia.

Tak hanya itu, PMI Kabupaten Bogor bersama Dinas Kesehatan tengah merancang program bantuan kesehatan yang lebih terstruktur untuk masyarakat terdampak.

“PMI bersama Dinas Kesehatan Bogor sedang merencanakan program pengobatan gratis, bekerja sama dengan organisasi profesi dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Kita sedang mempersiapkan langkah konkret untuk melakukan gerakan kemanusiaan ke Sumut dan Sumbar,” tambah Haris.

Program lanjutan ini diharapkan menjadi harapan baru, tidak hanya bagi warga Aceh, tetapi juga bagi masyarakat di daerah lain yang saat ini menghadapi bencana serupa.

0 Komentar