Lebih jauh, ia turut menyarankan agar Pemerintah Kota Bogor menerapkan strategi “pull and push” untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal.
Menurutnya, pull dapat dilakukan dengan memperbanyak sarana dan layanan angkutan publik, sementara push bisa berupa kebijakan pengendalian kendaraan pribadi seperti ganjil genap, jalan berbayar, atau tarif parkir yang lebih tinggi.
Yayat menambahkan, keberhasilan transformasi transportasi Bogor menuju moda trem sangat bergantung pada kejelasan perencanaan serta tahapan implementasi yang disusun pemerintah kota dari waktu ke waktu.
Baca Juga:Mitigasi Bencana, Kejari Kabupaten Bogor Tanam Pohon di Kawasan PuncakPemkot Bogor Bakal Benahi Halte Transjakarta P11 Botani Square, Tingkatkan Kenyamanan Penumpang
“Ini tentu menarik ya. Tinggal bagaimana rencana ini bisa diimplementasikan dan pertahapannya bisa diperjelas dari waktu ke waktu,” tuturnya.
