Selain itu, program ini juga menjadi bentuk hilirisasi penelitian dosen mengenai status gizi balita.
Dosen kelompok 24 terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi, pemberdayaan kader posyandu, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap inovasi PMT SEHAT bisa menjadi model pemberian makanan tambahan yang efektif, mudah diterapkan, dan berkelanjutan di masyarakat,” tutur Novita.
Baca Juga:Resbob Alias Adimas Firdaus Resmi Dipolisikan Atas Kasus Penghinaan Suku Sunda dan Viking PersibSkema Kredit Honda Vario 125 New 2025, Bisa Dicicil Mulai Rp 1 Jutaan Per Bulan
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan balita di Palasari, Cibiru, sekaligus memperkuat kolaborasi antara UBK dan masyarakat dalam mendukung generasi yang lebih sehat.
