JABAR EKSPRES – Pembukaan lahan hutan secara masif di kawasan hulu Sungai Cibitung diduga kuat menjadi pemicu utama banjir bandang yang menerjang Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Kamis (4/12/2025) sore.
Lemahnya daya dukung hutan membuat debit air meningkat drastis hingga meluap ke permukiman, lahan pertanian, dan sentra wisata kuliner.
Selain merusak fasilitas warga, air berwarna coklat pekat tersebut menghantam sekitar lima hektare sawah serta menyapu puluhan ton ikan milik peternak di sepanjang aliran Sungai Cibitung.
Baca Juga:Jay Idzes Jadi Rebutan, Si 'Fotokopi Gabbia' yang Bikin AC Milan Panas-DinginSinyal Bangkit di Tengah Bencana, Menkomdigi Pastikan Pemulihan Jaringan Sumatra Capai 90 Persen
Selain itu, banjir juga membawa material lumpur dan potongan tanaman sayuran dari kawasan hulu.
Taufik (63), pemilik wisata kuliner Lembah Curugan Gunung Putri, menjadi salah satu warga yang paling merasakan dampaknya.
“Kejadian banjir kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, air dari sungai naik ke atas masuk ke kolam renang dan kolam ikan. Memang dari hulu hujan deras terus, di sana hutan sudah dibuka jadi lahan pertanian semua. Makanya selain air, bawa juga lumpur dan pohon cabai,” kata Taufik, Jumat (5/12/2025).
Ia menyebut banjir dari Sungai Cibitung memang terjadi hampir setiap tahun, namun kali ini intensitasnya jauh lebih besar.
“Biasanya memang ada banjir, tapi gak pernah terjadi seperti ini. Itu karena lahan hutan di atas sudah gundul jadi pertanian. Ketinggian air lebih dari 3 meter dengan arus sangat deras,” ujarnya.
Usaha kuliner Taufik mengalami kerusakan cukup parah. Saung lesehan dan kolam renang tertutup lumpur setebal 60 sentimeter. Sekitar 20 ton ikan juga hilang hanyut terbawa banjir. Aktivitas wisata terpaksa dihentikan sementara untuk proses pembersihan.
“Ikan 20 ton habis, operasi tempat wisata dan kuliner berhenti sementara karena kita perlu bersihkan dulu lumpur. Kita harap tolong jangan semua lahan hutan dilepas jadi pertanian, karena kalau dibiarkan bencana bakal terus terjadi,” tegasnya.
Baca Juga:Amarah Bojan Hodak Tak Terbendung, Paksa Wiliam Marcilio Angkat Kaki dari Persib BandungPernyataan Igor Tolic Bongkar Situasi Panas di Persib, William Marcilio Resmi Didepak!
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakir, mengatakan banjir bandang juga memicu longsor di sejumlah titik sehingga merusak rumah warga dan memutus akses jalan.
“Kami utamakan kepentingan masyarakat dulu. Memang ada beberapa rumah, tempat wisata, dan lahan pertanian yang terdampak. Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Ade saat meninjau lokasi banjir.
