Ade menegaskan bencana ini dipicu oleh dua faktor utama, diantaranya cuaca ekstrem dan alih fungsi lahan di kawasan hulu.
Meski begitu, Ade memastikan pemerintah akan mengambil langkah pencegahan agar praktik pembukaan hutan tidak terus terjadi.
“Pemicunya kemungkinan memang seperti itu (alih fungsi lahan). Di samping barangkali curah hujan tinggi. Kami sudah diingatkan kemarin oleh BMKG soal kesiapsiagaan cuaca ekstrem. Selain itu alih fungsi lahan juga jadi konsen kami,” tandasnya. (Wit)
