Jelang Nataru, Sastra Winara Ingatkan Pengelola Wisata Puncak Perketat Keamanan!

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Minta Pengelola Wisata Pastikan Keamanan Wisatawan. Foto : Sandika /j
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Minta Pengelola Wisata Pastikan Keamanan Wisatawan. Foto : Sandika /jabarekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta pemerintah daerah memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang akan berlibur ke kawasan Puncak menjelang perayaan Tahun Baru 2026.

Lonjakan kunjungan diperkirakan terjadi seiring dibukanya kembali sejumlah objek wisata yang sebelumnya sempat mendapat sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kami pastikan dari pemerintah daerah kondisinya aman dan nyaman untuk bisa berlibur di akhir tahun,” ujar Sastra, Kamis (20/11).

Baca Juga:Raih Banyak Alumni Lolos Seleksi APH dan Sekolah Kedinasan, Bimbel Terpadu Jadi Incaran PesertaBukti Konsistensi Layanan Gas Bumi, FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20

Ia juga mengingatkan wisatawan agar tetap waspada mengingat cuaca saat ini memasuki puncak musim hujan. Intensitas hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan, terutama di kawasan pegunungan seperti Puncak.

“Dengan banyak tempat yang sudah dicabut sanksinya oleh KLH dan memasuki musim hujan, kami berharap wisatawan yang datang ke Puncak lebih berhati-hati,” tambahnya.

Selain itu, Sastra meminta pemerintah daerah menjaga momentum pemulihan ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata. Ia menegaskan agar kebijakan pengendalian wisata tidak menghambat aktivitas ekonomi warga lokal.

Pada kesempatan yang sama, Sastra juga mengimbau pengelola wisata alam untuk meningkatkan standar keamanan dan kesiapsiagaan. Peningkatan pengawasan dinilai penting, mengingat jumlah kunjungan biasanya melonjak tajam menjelang akhir tahun.

“Biasanya kalau beberapa bulan sebelumnya wisata agak sepi, ketika sudah dibuka kembali langsung ramai. Karena itu, pencegahan dari pihak pengelola perlu ditingkatkan. Lingkungan tetap harus menjadi perhatian utama,” pungkasnya.

0 Komentar