Ia menilai bahwa kondisi ini adalah akumulasi panjang kebijakan yang tidak berpihak pada ekologi.
Farrel mengatakan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi, tetapi upaya membangun kesadaran publik bahwa krisis iklim adalah kenyataan yang harus dihadapi bersama.
“Setidaknya kita sebagai warga sipil bisa terlibat untuk memperlambat krisis iklim terus terjadi, kita ingin opini publik terbuka: krisis iklim itu nyata, bukan kebohongan.” pungkasnya (Dam)
