Keberhasilan melunasi utang ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi keuangan Pemkot Banjar tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik dan institusi keuangan terhadap tata kelola pemerintahan yang berjalan.
Dengan beban utang yang berkurang, ruang fiskal pemerintah daerah untuk membiayai program-program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di masa mendatang pun menjadi lebih leluasa.
“Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa kami menjadikan transparansi dan akuntabilitas keuangan sebagai pilar utama kepemimpinan,” tegasnya. (CEP)
