“Bandung memiliki potensi besar sebagai kota kreatif. Pemerintah bisa mengarahkan program pembangunan manusia berbasis kreativitas dan teknologi agar masyarakat memiliki daya saing,” ujarnya.
Dengan IPM 84,66 poin, Kota Bandung kini tergolong sebagai daerah dengan pembangunan manusia sangat tinggi. Namun Adib menekankan, tantangan terbesar justru menjaga agar pertumbuhan ini inklusif dan merata, bukan hanya terukur dari angka statistik semata.
“Keberhasilan pembangunan tidak diukur dari grafik, tetapi dari sejauh mana warga bisa hidup sehat, cerdas, dan sejahtera bersama,” pungkasnya. (Dam)
