Bandung Barat Jaga Gairah Wisata di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

Bandung Barat Jaga Gairah Wisata di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Kawasan wisata Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Dok: instagram Floating Market
0 Komentar

“Pengunjung dari Bandung Raya hingga luar daerah masih menjadikan Bandung Barat sebagai destinasi utama. Apalagi kalau akhir pekan, kawasan Lembang dan sekitarnya tetap ramai meski turun hujan,” katanya.

Asep menambahkan, untuk menjaga gairah wisata di tengah cuaca yang tidak menentu, pihaknya terus mendorong sejumlah langkah strategis. Di antaranya pembinaan terhadap pelaku wisata, promosi berkelanjutan, hingga inovasi produk wisata agar sektor ini tetap tumbuh.

“Kan wisatawan ada yang musiman, ada yang dadakan, dan ada yang rutin. Kalau yang rutin, yang sudah familiar, walaupun hujan tetap datang ke Bandung Barat,” ujarnya.

Baca Juga:Bellingham Cetak Sejarah Baru di Liga Champions, Lewati Rekor Legenda Real MadridCristiano Ronaldo Jagokan Arsenal Juara Premier League Musim Ini!

Selain penguatan promosi, Disparbud juga memastikan seluruh pengelola objek wisata telah menerapkan prosedur mitigasi bencana. Protokol ini mencakup edukasi pengunjung, kesiapan jalur evakuasi, pelatihan tanggap darurat, serta pemantauan titik-titik rawan longsor di sekitar destinasi wisata.

“Kebanyakan wisata di utara seperti Lembang, Parongpong, dan Cisarua sudah mitigasi. Dari mulai edukasi sampai jalur evakuasi dan sebagainya. Kami juga imbau wisatawan tetap waspada dan jangan ragu untuk datang ke Bandung Barat,” imbuhnya.

Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan BPBD, aparat desa wisata, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana keamanan. Pendekatan ini dilakukan agar setiap destinasi mampu melakukan penanganan dini jika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama di kawasan wisata alam yang memiliki kontur perbukitan dan tebing. Namun, Asep meyakini, kesiapan pengelola dan koordinasi lintas instansi akan menjaga sektor wisata tetap aman dan menarik bagi pengunjung.

“Kami pastikan keamanan dan keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama. Kami tidak menutup destinasi, tapi menyiapkan langkah-langkah agar wisata tetap bisa dinikmati dengan aman,” pungkas Asep. (Wit)

0 Komentar