Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Pemkot Bandung, Pengamat: Lemahnya Integrasi Birokrasi Daerah

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Pemkot Bandung, Pengamat: Lemahnya Integrasi Birokrasi
Ilustrasi penyalahgunaan wewenanga. (Ist)
0 Komentar

“Saya datang sebagai saksi untuk memberi keterangan. Tidak ada OTT, dan saya menghormati proses hukum yang berjalan. Prinsip kami, pemerintahan harus tetap berjalan dengan baik,” katanya

Pemkot Bandung melalui Wali Kota Muhammad Farhan juga menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum yang dilakukan oleh kejaksaan.

“Kami menghormati proses hukum. Prinsip kami jelas: bersih, transparan, dan bertanggung jawab,” ucapnya

Baca Juga:Wakil Wali Kota Bandung Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Erwin Tegaskan Tak Ada OTTDugaan Korupsi Menyeret Wakil Wali Kota Erwin Belum Jelas, Kejari Bandung: Masih Proses Penyelidikan!

Kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan ini menjadi sorotan baru bagi publik Kota Bandung yang tengah menghadapi berbagai persoalan, mulai dari proyek drainase molor hingga pengelolaan anggaran yang belum optimal.

Bagi pengamat, ini adalah peringatan keras agar Pemkot Bandung segera berbenah dan membangun birokrasi yang lebih transparan serta tahan terhadap praktik penyimpangan.

“Kota Bandung butuh birokrasi yang bukan hanya cerdas, tapi juga berintegritas. Kalau integritasnya bocor, semua program yang bagus pun akan kehilangan makna,” pungkas Achmad.

0 Komentar