Sejak beberapa waktu terakhir, Van Gaal memang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Pertemuan-pertemuan dengan klub atau federasi biasanya dilakukan secara daring.
“Dia lebih sering meeting lewat Zoom, memberi masukan dari jarak jauh. Sudah tidak banyak turun ke lapangan,” lanjut Anton.
Kondisi tersebut membuat Anton menilai kecil kemungkinan Van Gaal mau atau mampu menjalankan peran aktif sebagai pelatih Timnas Indonesia yang menuntut mobilitas tinggi dan kehadiran penuh di lapangan.
Baca Juga:Sekda Jateng Serukan Makan Makanan Sehat dan BerkualitasGeliatkan Pariwisata Jateng, 1.000 Peserta Ramaikan Slamet Trail Run 2025
Namun demikian, Anton tak menutup kemungkinan jika PSSI memang sekadar ingin menjalin kerja sama teknis dengan Van Gaal dalam bentuk lain. Misalnya, sebagai penasihat atau konsultan strategi jangka panjang.
“Kalau dia hanya berperan memberi arahan atau masukan teknis, mungkin masih masuk akal. Tapi kalau full time coach, saya rasa tidak realistis,” imbuhnya.
