Ciptakan Dunia Kerja, Program Magang 100 Ribu Lulusan Tekan Angka Pengangguran? 

Ciptakan Dunia Kerja, Program Magang 100 Ribu Lulusan Tekan Angka Pengangguran? 
Ilustrasi para pencari kerja di job fair. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah tengah menggencarkan program strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja muda di Indonesia.

Salah satu langkah konkretnya adalah peluncuran program magang bagi 100 ribu lulusan baru perguruan tinggi (fresh graduate) yang baru lulus dalam satu tahun terakhir.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, program ini merupakan bagian dari prioritas besar pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), seiring dengan dorongan menuju transformasi ekonomi yang berbasis hilirisasi, digitalisasi, industrialisasi, dan ekonomi hijau.

Baca Juga:Loloskan Barang Ilegal, Menkeu Siap Tindak Tegas Oknum Bea dan Cukai yang Sulitkan UMKM Danantara Siapkan Solusi Penyelesaian Utang KCIC Tanpa Bebani APBN

“Jadi, Pemerintah mendorong fresh graduate yang baru lulus satu tahun untuk magang di korporasi. Nah, waktu magang selama enam bulan diberi honor sejumlah upah minimum kabupaten/kota yang biasanya lebih tinggi daripada upah minimum provinsi. Jumlah peserta magangnya tahun ini adalah 100 ribu orang,” kata Airlangga dikutip dari ANTARA, Senin (20/10).

Ia juga menyebut, setiap tahun jumlah lulusan perguruan tinggi di Indonesia mencapai sekitar 1,3 juta orang. Program magang tersebut diharapkan menjadi jembatan awal bagi para lulusan baru untuk memasuki pasar kerja.

“Jadi, memang yang daftar magang itu membludak, ada lebih dari 150 ribu orang yang mendaftar untuk 20 ribu posisi, bahkan ada satu posisi pendaftarnya mencapai seribu orang. Itu di seluruh provinsi se-Indonesia, dan program ini kita akan lanjutkan di tahun depan,” ujarnya.

Data terakhir mencatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 turun menjadi 4,76 persen dari 4,82 persen di periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan bahwa kebijakan peningkatan kualitas SDM, termasuk program magang, mulai menunjukkan hasil positif.

Selain program magang, penguatan SDM juga menjadi bagian dari Astacita ke-4 pemerintah Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, Kesehatan, olahraga, kesetaraan gender, serta peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Dalam acara penyerahan Sertifikat Apresiasi 2025 kepada Dewan Penyantun Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Airlangga memberi apresiasi kepada Dewan Penyantung Unnes yang saat ini terdiri atas 13 perusahaan.

Sejak dibentuk, Dewan Penyantun UNNES telah memberikan beasiswa kepada 397 mahasiswa hingga kelulusan mereka. Langkah ini dinilai memperkuat peran kampus dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.

0 Komentar