STOP Deposit, Aplikasi JalanX  Sudah Terbukti SCAM

Aplikasi JalanX yang kini sudah terbukti sebagai penipuan
Aplikasi JalanX yang kini sudah terbukti sebagai penipuan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kabar buruk bagi anggota aplikasi JalanX, karena aplikasi ini sudah mulai terbukti sebagai penipuan atau SCAM. Karenanya stop melakukan deposit dengan alasan apapun.

Selain itu jangan pula mencari anggota baru untuk diajak bergabung, karena hanya akan dijadikan korban penipuan investasi di aplikasi ini.

Aplikasi JalanX sempat mengklaim sebagai penghasil uang yang anti ponzi, mereka menolak disebut sebagai ponzi, padahal sudah sangat jelas ada skema ponzi didalamnya melalui bonus atau komisi perekrutan member barunya.

Baca Juga:7 Waktu Mustajab di Hari Jumat,  Jangan Lupa BerdoaDaewoong DDS RI-ITB: Bukti Nyata di Balik Penghargaan “Best Innovation in Biotechnology 2025”

Aplikasi ini juga pernah menggembar-gemborkan sedang mengurus atau mengajukan perizinan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bahkan pertemuannya dengan orang OJK juga dibagikan di sosial medianya.

Namun hingga kini tidak ada kabar bahwa OJK sudah memberikan legalitas pada aplikasi ini, dan tiba-tiba aplikasi tidak bisa lagi melakukan penarikan, kecuali para membernya mau membayar pajak sebesar 40 persen dari total saldo yang dimilikinya.

Hal ini menjadi salah satu alasan saja, karena sesungguhnya baik yang bayar pajak maupun tidak akan sama-sama mengalami nasib sebagai korban penipuan, karena aplikasi tetap tidak akan bisa mengeluarkan uang lagi.

Malah yang membayar pajak akan mengalami kerugian ganda, karena kehilangan semua yang disaldonya plus deposit pajaknya. Karenanya stop depo dalam bentuk apapun.

Berhenti berharap aplikasi bisa mengembalikan uangnya, karena pengalaman yang sudah-sudah, tidak ada aplikasi ponzi yang mau memberikan uangnya setelah terbukti scam.

Satu-satunya jalan yang bsia ditempuh adalah dengan menggunakan jalur hukum , yakni melaporkan penipuan tersbeut ke pihak berwajib. Namun hal ini juga hanya akan menjerat para leader dan manajernya, sementara bandarnya masih bebas berkeliaran di luar negeri.

Melihat kondisi yang terjadi pada aplikasi ini, sudah menjadi bukti kuat bahwa aplikasi terbukti secara nyata sebagai penipuan, atau aplikasi SCAM.

0 Komentar