MUFG Bersama Danamon Menggelar MUFG N0W Indonesia 2025

Managing Executive Officer and Chief Executive for Asia-Pacific of MUFG sekaligus Komisaris Danamon, Nobuya Ka
Managing Executive Officer and Chief Executive for Asia-Pacific of MUFG sekaligus Komisaris Danamon, Nobuya Kawasaki saat menghadiri MUFG Net Zero World (MUFG N0W) Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (14/10).
0 Komentar

Komitmen MUFG terhadap transisi energi di Asia Pasifik merupakan bagian dari fokus strategi grup dalam mencapai target net zero emissions dari kegiatan operasional pada tahun 2030 dan portofolio pembiayaannya pada tahun 2050.

Dalam Rencana Bisnis Jangka Menengah (Medium-Term Business Plan-MTBP) periode 2024-2026, MUFG telah meningkatkan komitmen awalnya dalam pembiayaan terkait keberlanjutan dari ¥35 triliun menjadi ¥100 triliun pada tahun 2030 (setara dengan sekitar Rp11 kuadriliun).

Indonesia merupakan salah satu dari lima pasar teratas MUFG di Asia Pasifik untuk pembiayaan berbasis ESG. MUFG juga berada di garis depan atas berbagai inovasi dalam pasar pembiayaan berkelanjutan di Indonesia, termasuk berperan dalam penerbitan Blue Bond pertama, Green Bond pertama oleh badan usaha milik negara (BUMN), dan Sustainability-Linked Loan pertama untuk pusat data.

Baca Juga:FIX SCAM, Aplikasi JalanX Akhirnya Terbukti PenipuanEdisi Terbatas, Kolaborasi Unik Honda Scoopy dengan Kuromi  

Menanggapi meningkatnya permintaan akan solusi pembiayaan yang berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat, MUFG juga memperkenalkan pembiayaan perdagangan berkelanjutan (sustainable trade finance) dan deposito berkelanjutan (sustainable deposits) di Indonesia.

Selain itu, MUFG turut mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia, yang dipandang sebagai elemen penting dalam pembangunan berkelanjutan dan inklusi sosial nasional. Garuda Fund, hasil kolaborasi antara anak usaha modal ventura MUFG Innovation Partners dan Danamon, telah berinvestasi pada startup insurtech asal Indonesia.

Sebagai salah satu bank komersial terkemuka di Indonesia dan anggota dari Grup MUFG, Danamon terus memperkuat komitmennya untuk mendukung tujuan transisi energi dari pemerintah Indonesia yang sejalan dengan komitmen keberlanjutan grup MUFG. Komitmen keberlanjutan Danamon tercantum dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), yang berfokus pada lima pilar utama: Tata Kelola, Peningkatan Kesadaran dan Pengembangan Kapasitas, Pembiayaan Berkelanjutan, Pengelolaan Tempat Kerja yang Bertanggung Jawab, dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

Portofolio pembiayaan berkelanjutan Danamon telah menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Hingga akhir 2024, proporsi investasi pada obligasi korporasi terkait infrastruktur, hijau, dan/atau sosial mencapai 27,2% dari total portofolio investasi.

Danamon juga mencatat saldo pinjaman dan pembiayaan dari aktivitas terkait keberlanjutan sebesar Rp32,7 triliun per 31 Desember 2024. Selain itu, Danamon aktif menjalankan berbagai inisiatif dekarbonisasi untuk menciptakan tempat kerja yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di lingkungan kerjanya, seperti pemasangan panel surya, pembelian sertifikat energi terbarukan, pemasangan sistem pendingin hemat energi (VRF), dan pembelian kredit karbon untuk offset emisi.

0 Komentar