BMKG Analisa Dinamika Cuaca Sepekan ke depan, Sebagian Wilayah Jabar Sudah Memasuki Musim Hujan

BMKG Analisa Dinamika Cuaca Terkini Sepekan ke depan, Sebagian Wilayah Jabar Sudah Memasuki Musim Hujan
Warga berjalan menggunakan payung saat cuaca hujan deras di Kabupaten Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lakukan analisa terhadap kondisi cuaca terkini, hingga prediksi satu pekan ke depan yang tengah terjadi di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, pihaknya telah melakukan analisa berdasarkan prakiraan dinamika atmosfer terkini periode 14 sampai 19 Oktober 2025 mendatang.

“Dari dinamika atmosfer laut skala global, itu nilai SOI (Southern Oscilation Index) di plus 3,3. Angka ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia,” katanya kepada Jabar Ekspres, Rabu (15/10).

Baca Juga:Ini Penyebab Cuaca Panas Seminggu ini,  BMKG Ungkap Bakal Berlangsung Hingga Akhir OktoberBMKG Analisa Dinamika Cuaca Terkini, Jabar Diprediksi Cerah Berawan   

Sedangkan untuk Indian Ocean Dipole (IOD), Rahayu berujar, ada di minus 1,39 yang normalnya sekira di 0,4. Artinya, berpotensi meningkatkan aktivitas atau pola konvektif di wilayah Indonesia bagian barat.

Indeks ENSO di Nino 3.4 : -0.42 (normal kurang lebih 0,8), tidak berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia.

“MJO aktif pada kuadran 1, (West Hem and Africa, Netral) menunjukkan kondisi yang kurang berpengaruh, terhadap peningkatan curah hujan untuk wilayah Indonesia hingga sepekan kedepan,” ujarnya.

Anomali SST 0.5 sampai + 3.2 derajat selsius dinilai masih cukup hangat, sehingga cukup berpengaruh terhadap pertumbuhan awan-awan hujan.

Rahayu atau akrab disapa Ayu menerangkan, pada dinamika cuaca skala regional, anomali suhu permukaan air laut (SST) di perairan Jawa Barat, dari hasil analisa masih cukup hangat.

“Sehingga masih ada kontribusi terhadap pertumbuhan awan-awan hujan pada skala lokal,” terangnya.

Adapun untuk kelembapan udara di wilayah Provinsi Jawa Barat, Ayu mejelaskan pihaknya menganalisa pada lapisan 850 hingga 700 milibar (mb), dengan lembap berkisar antara 55 sampai 92 persen.

Baca Juga:BMKG Analisa Puting Beliung yang Terjang Bojongsoang Bandung, Bencana Hidrometeorologi MengancamBandung Raya Diselimuti Suhu Dingin, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

“Berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model diprakirakan pada satu pekan ke depan, umumnya cuaca di wilayah Jawa Barat cerah berawan,” jelasnya.

“Cerah berawan hingga berawan, ini berpotensi juga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, di antara siang, sore hari pada skala lokal,” tambah Ayu.

Dia juga mengimbau, meski cuaca di Provinsi Jawa Barat umumnya diprakirakan cerah berawan, namun masyarakat diharap untuk tetap waspada terhadap potensi hujan.

“Saat ini Jawa Barat bagian utara dan selatan sudah memasuki musim hujan, dan untuk sebagian besar Jawa Barat bagian utara masih dalam masa peralihan,” imbuhnya.

0 Komentar