Gilar menyampaikan, pihaknya akan memaksimalkan permodalan awal, menggunakan 20 persen dana desa sesuai aturan Koperasi Merah Putih.
“KMP Cicalengka Kulon berencana menyusun proposal bisnis gerai sembako, untuk melihat RAB (rencana anggaran biaya) dan akan disesuaikan dengan dana yang ada dulu,” imbuhnya.
“Rencana setelah gerai sembako berjalan dan berkembang, kita akan bergerak juga unit usaha klinik dan simpan pinjam. Sementara ini Cicalengka kulon fokus di tiga unit usaha itu dulu,” pungkas Gilar. (Bas)
