Purwa Caraka Music Studio Rayakan 37 Tahun Harmoni dari Bandung untuk Indonesia

Purwa Caraka Music Studio Rayakan 37 Tahun Harmoni dari Bandung untuk Indonesia
Purwa Caraka Music Studio Rayakan 37 Tahun Harmoni dari Bandung untuk Indonesia
0 Komentar

Menurut Adit, konser ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian penting dari proses pembelajaran. “Pengalaman di atas panggung itu tidak tergantikan,” ujarnya.

“Anak-anak bukan hanya belajar teknik, tapi juga keberanian, kerja sama, dan bagaimana menahan ego saat tampil bersama,” kata Adit.

Menariknya, konser kali ini digelar di pusat perbelanjaan. Bagi Adit, itu justru menjadi tantangan yang berharga.

Baca Juga:BSU Oktober 2025: Benarkah Cair Lagi?

“Kalau di mal, anak-anak nggak tahu siapa penontonnya. Suasananya jauh berbeda dari auditorium tertutup. Rasanya menegangkan tapi juga seru,” ujarnya mengenang masa kecilnya saat tampil di konser serupa.

Tantangan itu, menurutnya, menjadi bagian dari proses belajar. “Kami ingin mereka merasakan berbagai suasana. Di sinilah mereka belajar tampil di ruang publik dan membangun kepercayaan diri,” tambahnya.

Sejak berdiri, Purwa Caraka Music Studio telah melahirkan banyak musisi, performer, dan pengajar musik di Indonesia. Hingga kini, PCMS memiliki 93 cabang aktif di seluruh Indonesia dan akan menambah dua cabang baru dalam waktu dekat.

“Minat anak-anak terhadap musik justru meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang mereka lebih terekspos lewat dunia digital. Tinggal bagaimana kita mengarahkan supaya minat itu berkembang positif,” kata Adit.

Lebih lanjut Adit menjelaskan, misi PCMS bukan sekadar mencetak musisi hebat, melainkan membentuk karakter dan keseimbangan diri.

“Belajar musik punya manfaat besar untuk perkembangan anak—baik dari sisi otak, sosial, maupun mental health. Musik mengajarkan interaksi, kompromi, dan empati,” jelasnya.

Kini, PCMS juga mengembangkan pendidikan inklusif dan pendampingan orang tua agar manfaat musik bisa dirasakan lebih luas. “Kami ingin pendidikan musik menjangkau semua anak, termasuk yang punya kebutuhan khusus. Karena manfaatnya universal,” tegasnya.

Baca Juga:Bansos Oktober 2025: Daftar Lengkap PKH, BPNT, Beras, dan Minyak Goreng yang Cair Bulan IniLegalitas Jadi Paspor Utama UMKM Masuk Pasar Ritel

Bagi Pendiri PCMS, Purwa Tjaraka, keberhasilan mereka bertahan selama 37 tahun bukan karena strategi bisnis semata, melainkan karena kesetiaan pada misi pendidikan.

“Buat kami, yang penting hasilnya bagus, bukan duitnya banyak. Kami bangga kalau bisa dipercaya orang, bisa membina hubungan internasional, dan lihat anak-anak tampil baik. Itu jauh lebih membanggakan daripada angka,” kata Purwa Tjaraka.

0 Komentar