Ada Apa dengan BIJB Kertajati? Kinerja Melempem Tapi Mau Disuntik Modal Lagi Rp150 Miliar

Aktivitas masyarakat di BIJB Kertajati. (son)
Aktivitas masyarakat di BIJB Kertajati. (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) nampaknya bakal digelontor lagi penyertaan modal. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola Bandara Kertajati itu bakal mendapat kucuran dana fantastis pada tahun 2026.

Ketua Komisi III DPRD Jabar, Jajang Rohana, menuturkan pihaknya saat ini tengah membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2026. Salah satu yang dibahas adalah terkait rencana kucuran anggaran kepada BUMD yang mengelola Bandara di Majalengka itu.

Penyertaan modal itu nilainya tembus Rp 150 miliar. Yakni Rp 50 miliar untuk Anggaran Perubahan APBD 2025, dan Rp 100 miliar untuk tahun anggaran 2026 nanti.

Baca Juga:Trionda Resmi Jadi Bola Piala Dunia 2026, Simbol Persatuan Tiga Negara Tuan RumahMarc Marquez Siap Taklukkan Mandalika, Morbidelli Sebut Seperti Balapan di Rumah Sendiri

“Tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp50 miliar untuk menutupi operasional. Namun masih belum bisa berjalan, maka akan ditambahkan lagi Rp100 milliar untuk tahun depan untuk pengembangannya,” katanya dalam keterangan resmi DPRD Jabar.

Kucuran anggaran itu diharapkan sebagai upaya untuk mengatasi berbagai masalah BIJB. Jajang menekankan, salah satu upaya yang harus dilakukan BIJB adalah dengan promosi dan diskon.

“Jadi perlu pemberian diskon atau subsidi tiket untuk masyarakat agar mau menggunakan fasilitas Bandara Kertajati,” cetusnya.

Komisi III sangat mendukung agar BIJB bisa keluar dari segala permasalahan yang dihadapi, sehingga operasionalnya berjalan dengan normal seperti bandara pada umumnya.

Di sisi lain, Kinerja PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) masih memprihatinkan, lagi-lagi belum mencatatkan laba ataupun belum menyetorkan dividen.

Pada Jumat (25/4) lalu PT BIJB telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), salah satunya membahas laporan pertanggung jawaban Tahun Buku 2024.Berdasarkan sumber internal Biro BIA Pemprov Jabar, kinerja PT BIJB itu juga belum memuaskan dalam tahun buku tersebut.(son)

0 Komentar