Teknologi Canggih untuk Efisiensi Sehari-hari
Di balik tampilannya yang ringkas, BYD ATTO 1 membawa teknologi mutakhir yang menjadi identitas BYD sebagai pionir kendaraan listrik global. Mobil ini ditenagai oleh e-Platform 3.0, Blade Battery, serta sistem regenerative braking yang membuat konsumsi daya lebih efisien sekaligus mengurangi keausan komponen pengereman.
Baterai yang digunakan bukan hanya lebih aman, tetapi juga tahan lama. Untuk sekali pengisian penuh, varian Premium mampu menempuh hingga 380 km, sedangkan varian Dynamic mencapai 300 km (standar NEDC). Jarak tersebut sudah lebih dari cukup untuk aktivitas harian di perkotaan hingga perjalanan akhir pekan ke kawasan wisata Jawa Barat, seperti Lembang, Pangandaran, atau Cirebon.
Pengisian daya bisa dilakukan secara fleksibel: baik di rumah dengan pemasangan charger resmi dari mitra BYD, maupun di jaringan SPKLU publik yang terus bertambah jumlahnya di Bandung, Bogor, Bekasi, dan kota-kota lain di Jawa Barat.
Interior Nyaman dengan Nuansa Premium
Baca Juga:Perkuat Ekosistem Kopi Excelsa Sumedang melalui Kolaborasi #SatuDalamKopiPoltekkes Kemenkes Bandung Luncurkan SIMPONI: Cetak Tenaga Kesehatan Unggul untuk Indonesia
Masuk ke dalam kabin, BYD ATTO 1 menghadirkan kombinasi kenyamanan dan teknologi modern. Interiornya dilapisi material soft touch, kursi bergaya sport, dan ruang kabin lega yang membuatnya tetap nyaman dipakai keluarga kecil.
Fitur hiburan menjadi daya tarik tersendiri: layar sentuh 10,1 inci dengan Apple CarPlay, Android Auto, hingga fitur Car-a-oke yang membuat perjalanan bersama teman atau keluarga lebih menyenangkan. Varian Premium dilengkapi kursi elektrik untuk pengemudi dan setir berlapis kulit dengan pengaturan tilt & telescopic.
Dari sisi keselamatan, ATTO 1 memprioritaskan standar tinggi. Varian Premium dibekali enam airbag, sedangkan varian Dynamic memiliki empat airbag. Keduanya sudah dilengkapi ISOFIX untuk kursi anak, TPMS (Tire Pressure Monitoring System), serta sistem pengereman modern.
Pasar Jawa Barat: Strategis dan Potensial
Tak bisa dipungkiri, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi paling padat penduduk dan memiliki mobilitas tinggi. Kota-kota seperti Bandung, Bekasi, Bogor, dan Depok menjadi pusat pertumbuhan kelas menengah baru dengan minat besar terhadap kendaraan listrik.
Hingga Agustus 2025, BYD dan DENZA mencatat penjualan lebih dari 25.500 unit kendaraan listrik di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 2.100 unit di Jawa Barat saja. Angka ini mengukuhkan posisi BYD sebagai pemimpin pasar EV di provinsi ini.
