Nur menutup pernyataannya dengan pesan keras bahwa pembangunan tanpa integritas adalah bencana. Korupsi dalam proyek Situ Lengkong Panjalu, baginya, adalah bukti nyata bahwa pembangunan tanpa pengawasan dan integritas hanya akan meninggalkan reruntuhan harapan.
“Masyarakat Panjalu tidak butuh bangunan megah yang tak berguna. Mereka butuh keadilan, keterbukaan, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat. Tegakkan hukum seadil-adilnya, kembalikan hak rakyat, dan hentikan budaya korupsi yang menindas dari balik meja proyek,” tutup Rois Nur. (CEP)
