JABAR EKSPRES – Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Java-East segera mencapai puncaknya. Para finalis sektor putra dan putri akhirnya ditentukan setelah melalui laga-laga penentuan yang sengit di GOR C-Tra Arena, Minggu, 21 September 2025.
Dari sektor putri, Global Prestasi School (GPS) tampil impresif. Mereka berhasil melangkah ke partai puncak setelah menyingkirkan SMA 1 BPK Penabur Bandung, yang musim lalu berstatus runner-up. Kemenangan ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa GPS siap menantang siapapun di final.
Skuad Global Prestasi School (GPS) Bandung tampil perkasa saat meladeni SMA 1 BPK Penabur Bandung di semifinal Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Java-East. Bermain penuh percaya diri, putri GPS menang telak dengan skor 75-32.
Baca Juga:Arkaino Reizo Antar SMAN 9 Bandung Melaju ke Fantastic Four DBL Bandung 2025Berikut TOP 10 Azarine DBL Dance Competition 2025 West Java-East
Sejak tepis mula, GPS sudah tak terbendung. Mereka menutup kuarter pertama dengan keunggulan 26-7. Memasuki kuarter kedua, GPS kian menjauh lewat skor 46-16. Di kuarter ketiga, dominasi GPS makin terlihat dengan skor 63-24, hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan besar 75-32.
Performa gemilang juga hadir dari Fiorenza Celesta yang mencatatkan 16 poin dan 15 rebound. Ia mendapat dukungan dari Josephine Crystabel Elvaretta yang ikut menyumbangkan 9 poin untuk memastikan langkah GPS ke partai puncak.
SMAN 1 Baleendah vs SMAN 9 Bandung (PUTRA)
Pertandingan perebutan tiket final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Java-East benar-benar berjalan sengit. SMAN 1 Baleendah harus mengakui keunggulan tipis SMAN 9 Bandung dengan skor akhir 42-44, pada Minggu, 21 September 2025 di GOR C-Tra Arena Bandung.
Sejak tepis mula, laga langsung diwarnai aksi saling kejar poin. Baleendah sempat memimpin kuarter pertama 12-10. Namun, Sembilan (julukan SMAN 9 Bandung) membalikkan keadaan di kuarter kedua lewat skor tipis 18-19.
Ketegangan semakin memuncak di kuarter ketiga ketika skor imbang 32-32. Kedua tim tampil ngotot dengan jual-beli serangan cepat hingga saling mencatat steal. Di kuarter penentuan, Sembilan akhirnya memastikan kemenangan dengan skor tipis 42-44.
Momen krusial terjadi di 22 detik terakhir, ketika Muhammad Rafi Adi Saputra sukses mengeksekusi dua free throw yang memperlebar margin poin. Sementara itu, Arkanairo Reizo tampil sebagai bintang lapangan dengan torehan 19 poin, 11 rebound, dan 5 steal.
