Atap SMKN 1 Cileungsi Runtuh, Inspektorat Kabupaten Bogor Buru Pelaksana Pembangunan

Atap SMKN 1 Cileungsi Runtuh, Inspektorat Kabupaten Bogor Buru Pelaksana Pembangunan
Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Arif Rahman saat memberikan keterangan. Foto: Regi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Inspektorat Kabupaten Bogor masih melakukan pengumpulan fakta soal runtuhnya salah satu gedung SMK Negeri 1 Cileungsi.

Diketahui, atap salah satu gedung SMK Negeri 1 Cileungsi mengalami ambruk pada Rabu (10/9/2025) lalu dan mengakibatkan 31 jiwa luka-luka.

Kepala Inspektorat Arif Rahman menjelaskan, selain pengumpulan fakta, pihaknya sedang mencari pihak pelaksana pembangunan SMK Negeri 1 Cileungsi.

Baca Juga:Rugikan Keuangan Negara Rp2,7 Miliar, Ini Peran Empat Tersangka Kasus Korupsi SMKN 1 CijeungjingKejaksaan Ciamis Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Rp2,7 Miliar Pembangunan SMKN 1 Cijeungjing

Arif menutur, sudah mengantongi alamat pelaksana tersebut tetapi saat dilakukan pemeriksaan sama sekali tidak ada respons.

“SMKN 1 Cileungsi lagi pengumpulan fakta, kita lagi cari pihak pelaksananya karena sampai sekarang belum ketemu. Alamatnya kita sudah punya tadi cek disana tidak ada respon, untuk pemeriksaan fisik, kita kesulitan karena dilokasi sudah dibongkar,” kata Arif saat ditemui, pada Sabtu (20/9/2025).

“Ketika kita kesana pas ada Menteri Pendidikan hari Kamis lalu, siangnya langsung dibongkar. Jadi kita untuk cek fisik dilapangan susah, karena kondisi TKP sudah berubah,” lanjutnya.

Dia mengatakan, proses penyelidikan masih terus berlanjut sampai saat ini dan akan memberikan keterangan bila sudah bertemu dengan pihak pelaksana.

Dirinya menambahkan, tidak ada sama sekali pembatasan waktu soal penyelidikan atap bangunan SMK Negeri 1 Cileungsi yang runtuh.

Bahkan, pihak Inspektorat Kabupaten Bogor terus melakukan komunikasi secara intensif dengan pihak terkait untuk menghadirkan pihak pelaksana.

“Kita ga ada batasan waktu, kita juga koordinasi terus sama Disdik minta bantuan agar segera bisa dihadirkan,” jelasnya.

Baca Juga:Atap Ambruk, Pelajar SMKN 1 Cileungsi Lanjutkan KBM di Luar RuanganBerkas Naik ke Tingkat Penyidikan, Kejari Ciamis Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi SMKN 1 Cijeungjing!

Selain komunikasi intensif dengan Dinas Pendidikan, Insepektorat Kabupaten Bogor masih melakukan koordinasi dengan Inspektorat Provinsi Jawa Barat.

“Iya, kita ditangani inspektorat kabupaten karena pembangunannya itu ketika di APBD kabupaten, tetapi apakah ada renovasi diselang waktu 2017-2024 kita belum tau, makannya kita koordinasi terus sama provinsi,” pungkasnya.

0 Komentar