Ini Daftar 7 Tim yang Meriahkan DBL Dance Competition West Java-East, Adakah Tim Jagoanmu?

7 Tim yang Meriahkan DBL Dance Competition West Java-East
7 Tim yang Meriahkan DBL Dance Competition West Java-East
0 Komentar

Melihat hal itu, teman-temannya memberi semangat, dukungan, serta memperkenalkan produk Azarine sebagai solusi masalah kulitnya. Berkat bantuan tersebut, ia kembali ceria dan berlatih modern dance bersama mereka hingga rasa percaya dirinya pulih. Pada akhirnya, ia berhasil berdiri sebagai penari sejati, membuktikan bahwa menjadi bintang tidak memerlukan kesempurnaan, melainkan keberanian untuk bangkit dan percaya diri.

4. SMAN 21 Bandung

SMAN 21 Bandung mengusung konsep dance di Azarine DBL Dance Competition 2025 West Java-East dengan mengadaptasi grup musik Huntrix dari film Kpop Demon Hunter. Mereka menampilkan semangat “bersinar seperti bintang” lewat lagu dan tarian. Pertunjukan itu digambarkan sebagai kekuatan utama dalam menjaga Honmoon, yakni “barrier” pelindung bumi dari ancaman iblis.

5. SMAN 10 Bandung

Konsep dance yang diangkat SMAN 10 Bandung di Azarine DBL Dance Competition 2025 West Java-East fokus pada ketakutan Gen-Z dengan masalah kulit mereka akibat paparan matahari.

Baca Juga:Arkanairo Berhasil Cetak 14 Poin untuk Putra Sembilan, Ikuti Jejak Ayah di BasketRizky Ridho Buka Peluang Hijrah, Persija Tak Mau Kehilangan

Mereka ingin tetap “shining” dan “showing” tanpa rasa khawatir, baik siang maupun malam. Azarine Sunscreen dihadirkan sebagai solusi agar kulit tetap bercahaya, sehingga penampilan mereka makin “blink-blink” layaknya Rihanna yang kerap meraih Grammy. Pesan utamanya yang ingin mereka sampaikan adalah “Shine Bright Like a Pop Star. Shine Bright Like a Diamond. Shine Bright Like a Star with Azarine.”

6. SMAN 1 Bandung

SMAN 1 Bandung sukses menampilkan konsep “Shine Like a Star” mereka di Azarine DBL Dance Competition 2025 West Java-East. Pertunjukan dibuka dengan atmosfer misterius, ketika para penari muncul mengenakan jubah hitam, topeng, dan kipas yang merepresentasikan kesepian serta kegelapan.

Di awal, mereka menampilkan gerakan kaku yang merepresentasikan sosok yang terperangkap dalam bayang-bayang. Namun, suasana seketika berubah dengan teriakan lantang dan alunan musik ceria. Para penari menanggalkan jubah serta topeng, lalu menampilkan kostum kuning terang yang merefleksikan cahaya bintang. Dengan gerakan penuh energi dan dinamika, mereka menyampaikan keberanian sekaligus semangat akan hadirnya harapan baru.

7. SMAN 1 Rancaekek

SMAN 1 Rancaekek menghadirkan konsep “Girls, We Can Do It” untuk Azarine DBL Dance Competition 2025 West Java-East. Ceritanya berlatar di sebuah sekolah dengan tiga kelompok gadis berbeda: tiga gadis ceria dan heboh, tiga gadis pendiam yang menyimpan mimpi besar, serta empat gadis pengamat yang lebih banyak menyimak.

0 Komentar