“Untuk hasil autopsi juga belum keluar juga,” ujarnya.
AKP Aulia Robby menambahkan, pihaknya masih membuka kemungkinan adanya perkembangan lebih lanjut seiring dengan bertambahnya saksi.
“Kan ini masih penyelidikan,” pungkasnya.
Kebakaran ruko pecel lele tersebut terjadi di wilayah Ciangsana, Gunung Putri, dan menewaskan dua orang. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengungkapkan bahwa kejadian terjadi pada Minggu (7/9/2025), dan proses pemadaman berlangsung selama hampir tiga jam.
“Dua orang meninggal. Penanganan kebakaran dilakukan selama 2 jam 43 menit,” jelas Yudi.
Baca Juga:Komitmen Nyata Terapkan GRC dalam Bisnis, PGN Raih TOP GRC Award 2025Biar Kulit Halus Lagi, Ini 7 Cara Sederhana Atasi Pori-Pori Membandel
Sementara itu, Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra, membenarkan kejadian tersebut usai menerima laporan dari perangkat desa.
“Diinformasikan sama satgas saya dan kadus bahwa ada kebakaran di Dusun 7 di pinggir jalan raya. Kios semacam ruko kecil,” ujar Udin.
Ia menambahkan, kedua korban bukan merupakan warga asli Gunung Putri.
“Korban berjumlah dua orang, laki-laki satu perempuan satu. Bukan asli Gunung Putri dia kontrak,” katanya.”Korban hangus terbakar, sudah tidak bisa dilihat tapi diidentifikasi laki-laki dan perempuan karena memang dari informasi tinggalnya tiga orang,” pungkas Udin.
